Ngkaji Pendidikan GSM Sebut Pendidikan Kehilangan Fondasi Kemanusiaan

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:49 WIB
loading...
A A A
Saat hutan masih utuh, koefisien run sangat baik, sekitar 90% air hujan diserap tanah dan hanya 10% mengalir ke sungai. Setelah alih fungsi besar-besaran, kondisi itu berbalik: hanya sekitar 10% air terserap, sementara 90% menjadi limpasan permukaan yang memicu banjir bandang dan longsor.

“Ini bukan semata anomali iklim. Ini akibat paradigma pembangunan yang melihat hutan sebagai ruang transaksi investasi, bukan sebagai sistem ekologis,” lanjutnya.

Ironisnya, kerugian ekonomi akibat bencana jauh lebih besar dibandingkan manfaat ekonomi dari eksploitasi sumber daya alam. Rizal menyoroti data forest rent Indonesia—nilai bersih ekonomi dari eksploitasi hutan—yang turun dari sekitar 0,81% PDB menjadi sekitar 0,4%, seiring rusaknya hutan dan menurunnya produktivitas jangka panjang. “Kita merusak hutan, tapi tidak menjadi kaya. Yang kita wariskan justru kerugian ekonomi, sosial, dan ekologis,” tegasnya.

Forum ini juga menyoroti apa yang disebut Rizal sebagai Paradoxical World. Di satu sisi, manusia hidup di era kecerdasan buatan dan teknologi paling maju; di sisi lain, keputusan publik justru semakin sering mengabaikan data, sains, dan etika.

“AI bukan masalah utamanya. Masalahnya adalah ketika manusia menyerahkan proses berpikir kepada mesin, padahal mesin belajar dari data masa lalu manusia, termasuk bias dan kesalahan kita,” tandasnya.

Menurutnya, pendidikan terlalu fokus pada adaptasi teknologi, tetapi abai melatih manusia untuk berpikir jernih, membaca realitas, dan mengambil keputusan etis. Akibatnya, kecerdasan meningkat, tetapi kebijaksanaan tertinggal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Kunjungi Pulau Arar...
Kunjungi Pulau Arar Papua, Mendikdasmen Tegaskan Akses Pendidikan Anak di Daerah Terpencil
Cara Akses Platform...
Cara Akses Platform Rumah Pendidikan Kemendikdasmen untuk Guru, Siswa, dan Orang Tua
Wamen Stella dan Pramono...
Wamen Stella dan Pramono Anung Bahas Jakarta Jadi Pusat Pendidikan Internasional
Ngkaji Pendidikan di...
Ngkaji Pendidikan di Jogja: Ketika Pendidikan Lupa Memahami Manusia
Hardiknas 2026, Mendikdasmen...
Hardiknas 2026, Mendikdasmen Sampaikan Terima Kasih kepada Guru di Seluruh Indonesia
Tindak Lanjut Perpres...
Tindak Lanjut Perpres 111/2025, Kemenag Siapkan Materi Pendidikan Cegah Penyebaran LGBTQ
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Cetak Generasi Berkarakter,...
Cetak Generasi Berkarakter, PHG Dirikan Sekolah Dian Harapan di Bandung
Rekomendasi
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
Berita Terkini
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seleksi Beasiswa Jalur Prestasi Basket
Daftar di Maganghub,...
Daftar di Maganghub, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Buka Lowongan Magang Nasional 2026
IPB Cetak Sejarah Jadi...
IPB Cetak Sejarah Jadi Kampus Pertama yang Lepasliarkan Rusa Timor Hasil Penangkaran
Tersedia Ratusan Formasi...
Tersedia Ratusan Formasi dan Uang Saku, BRIN Buka Program Magang untuk Fresh Graduate
Seleksi Mandiri Nilai...
Seleksi Mandiri Nilai UTBK Universitas Brawijaya 2026 Resmi Dibuka, Cek Infonya
Pendaftaran Calon Bintara...
Pendaftaran Calon Bintara PK Pria TNI AL 2026 Kembali Dibuka, Lulusan SMA-D3 Bisa Daftar
Infografis
Adu Pendidikan Gatot...
Adu Pendidikan Gatot Nurmantyo vs Mahfud MD, Calon Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved