Kemenag Perkuat Madrasah hingga PTKI Lewat Peta Jalan Pendidikan Islam 2030–2045

Selasa, 30 Desember 2025 - 21:03 WIB
loading...
Kemenag Perkuat Madrasah...
Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Amin Suyitno. Foto/Kemenag.
A A A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) meresmikan Peta Jalan Pendidikan Islam 2023–2045. Peta jalan ini menjadi dokumen strategis yang memuat arah kebijakan, transformasi kurikulum, penguatan kelembagaan, serta pengembangan sumber daya manusia pendidikan Islam hingga dua dekade ke depan.

Peluncuran Peta Jalan Pendis 2030-2045 ini diluncurkan bersamaan dengan penyampaian laporan kinerja dan arah pengembangan Pendidikan Islam dalam kegiatan Review and Design on Islamic Education Tahun 2025.

Baca juga: Kemenag Rilis Indeks PAI 2025, Fokus Ukur Kompetensi Guru dan Siswa SD

Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno menjelaskan bahwa forum Review and Design menjadi ruang refleksi strategis untuk menilai capaian Direktorat Jenderal Pendidikan Islam sepanjang satu tahun terakhir, sekaligus merancang langkah ke depan dalam menyiapkan pendidikan Islam yang adaptif, relevan, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

“Para direktur kami minta mempresentasikan langsung capaian dan rencana kerjanya di hadapan Menteri Agama. Ini bukan sekadar laporan, tetapi proses pengujian pemahaman terhadap tugas dan fungsi masing-masing,” katanya, dalam keterangan resmi, Selasa (30/12/2025).

Baca juga: Kisah Bolad, Mahasiswa Palestina yang Jadi Wisudawan Tercepat UMS dengan IPK 3,96

Ia menyampaikan bahwa transformasi pendidikan Islam mencakup seluruh jenjang, mulai dari madrasah, pendidikan diniyah dan pesantren, hingga perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI). Transformasi tersebut diarahkan untuk melahirkan khairu ummah, umat terbaik yang unggul secara spiritual, moral, intelektual, dan sosial.

Menurutnya, pendidikan Islam ke depan dituntut mampu menjawab tantangan global, seperti digitalisasi, pemerataan akses pendidikan, serta dinamika perubahan sosial, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan.

“Pendidikan Islam harus mampu menjaga harmoni antara kemajuan teknologi dan nilai kemanusiaan, serta berkontribusi nyata bagi peradaban bangsa,” tegasnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin, pejabat tinggi madya di lingkungan Kementerian Agama, juga siswa-siswi dari madrasah dan juga pondok pesantren.

Suyitno juga menekankan pentingnya pendekatan future studies dalam pengembangan pendidikan Islam. Kajian masa depan ini dinilai perlu menjadi bagian dari konsentrasi akademik di PTKI agar mampu memprediksi kebutuhan umat dan bangsa di masa mendatang.

“Kajian masa depan bukan hal baru secara global, namun sudah saatnya menjadi perhatian serius dalam pengembangan pendidikan Islam kita,” jelasnya.

Selain sesi review and design, kegiatan ini juga menampilkan mini tur “Pendidikan Islam Masa Depan” serta pelibatan siswa madrasah dan dosen PTKI dalam penampilan seni dan kreativitas, sebagai penegasan bahwa produk pendidikan Islam memiliki talenta multidimensional, baik akademik maupun nonakademik.

Rangkaian acara juga diisi dengan penyerahan donasi kemanusiaan bagi korban bencana di Sumatra yang berasal dari mitra perbankan Kementerian Agama.

Menutup laporannya, Dirjen Pendis menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran, mitra, dan pemangku kepentingan yang telah mengorkestrasi kegiatan ini, seraya berharap Peta Jalan Pendidikan Islam menjadi pijakan kuat dalam menyongsong masa depan pendidikan Islam yang lebih baik.

“Semoga ini menjadi penutup tahun yang bermakna dan awal langkah yang lebih kuat untuk masa depan pendidikan Islam Indonesia,” pungkasnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Beasiswa Indonesia Bangkit...
Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 Buka Program Magister Lanjut Doktor, Kuliah S2 hingga S3 Jalur Cepat
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Rekomendasi
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Gunakan MT Gamkonora,...
Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Berita Terkini
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved