UIN Sunan Kalijaga Jadi PTKI Paling Produktif Riset Internasional 2025 Versi SciVal

Jum'at, 02 Januari 2026 - 15:40 WIB
loading...
UIN Sunan Kalijaga Jadi...
UIN Sunan Kalijaga jadi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) paling produktif dalam riset internasional sepanjang 2025 berdasarkan pemeringkatan SciVal. Foto/UIN Suka.
A A A
JAKARTA - Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga tercatat sebagai kampus Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) paling produktif dalam riset internasional sepanjang 2025. Catatan ini didasarkan pada hasil pemeringkatan SciVal.

Berdasarkan catatan SciVal, alat analisis kinerja penelitian berbasis web milik Elsevier yang terintegrasi dengan database Scopus, jumlah publikasi Scopus UIN Sunan Kalijaga sepanjang 2025 mencapai 236 terbitan.

Angka ini lebih tinggi dibanding UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (229 publikasi), dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (228 publikasi).

Baca juga: 8 PTN dengan Lulusan Cepat Kerja Versi QS WUR 2026, Pilihan untuk SNPMB 2026

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Sahiron mengapresiasi capaian PTKIN yang semakin produktif dalam riset internasional. Menurutnya, riset adalah ruh kampus dan karena itu produktivitasnya harus terus ditingkatkan.

“Tahun 2025 ada tiga kampus PTKIN yang menonjol, UIN Yogyakarta, UIN Jakarta, dan UIN Malang. Saya harap tahun depan lebih banyak lagi kampus yang makin produktif dan kompetitif dalam publikasi riset internasional,” katanya, dikutip dari laman Kemenag, Jumat (2/1/2025).

Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Noorhaidi Hasan bersyukur kampusnya menjadi PTKI terproduktif dalam riset internasional.

Baca juga: PTN dan PTS dengan Jurusan Teknik Terbaik 2025 di Mana Saja? Ini Daftarnya

“Capaian ini menegaskan posisi UIN Sunan Kalijaga sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri dengan produktivitas riset internasional tertinggi di Indonesia,” terang Noorhaidi Hasan.

Keunggulan UIN Sunan Kalijaga, kata Rektor, tidak hanya terlihat dari kuantitas publikasi, tetapi juga dari dampak ilmiahnya. Dari sisi jumlah sitasi, UIN Sunan Kalijaga kembali mencatatkan performa terbaik dan melanjutkan tren positif yang telah dibangun sejak 2024 dibandingkan PTKIN lain di Indonesia.

Pada 2024, jumlah Sitasi Jurnal Internasional Bereputasi UIN Sunan Kalijaga adalah sebanyak 977 unggul dari UIN Malang yang ada di posisi kedua. Selain itu, dari sisi kualitas terbitan, UIN Sunan Kalijaga juga menempati peringkat pertama dalam jumlah publikasi pada jurnal Scopus Q1.

Baca juga: Hattrick, UI Kampus Terbaik Paling Berkelanjutan di Asia Versi GreenMetric 2025

“Pada 2025, 57,3% karya dosen UIN Sunan Kalijaga terbit di jurnal Q1, yang merepresentasikan jurnal bereputasi tertinggi di tingkat global. Hal ini menunjukkan bahwa riset yang dihasilkan tidak hanya banyak, tetapi juga diakui dan dirujuk secara luas oleh komunitas ilmiah internasional,” sebutnya.

Noorhaidi Hasan menambahkan, UIN Sunan Kalijaga juga menjadi yang terbaik berdasarkan indikator Field-Weighted Citation Impact (FWCI).

FWCI merupakan indikator yang mengukur dampak sitasi publikasi dengan membandingkannya terhadap rata-rata sitasi dunia pada bidang, tahun, dan jenis dokumen yang sama. Nilai FWCI di atas 1 menunjukkan bahwa publikasi suatu institusi disitasi lebih tinggi dari rata-rata global.

“Keunggulan FWCI ini menegaskan bahwa riset UIN Sunan Kalijaga tidak hanya produktif, tetapi juga berkualitas tinggi, relevan secara global, dan memiliki pengaruh akademik yang kuat, sekaligus memperkuat reputasi UIN Sunan Kalijaga di kancah internasional,” jelasnya.

Secara berurutan skor FWCI PTKIN adalah sebagai berikut:

1. UIN Sunan Kalijaga (2,68)

2. UIN Sunan Gunung Djati (2,03)

3. UIN Walisongo (1,73)

4. UIN Maulana Malik Ibrahim (1,50)

5. UIN Sunan Ampel (1,36)

6. UIN Surakarta (1,19)

7. UIN Sumatera Utara (1,19)

8. UIN Syarif Hidayatullah (0,95).
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Indonesia-Prancis Sepakat...
Indonesia-Prancis Sepakat Perkuat Riset, Inovasi, dan Mobilitas Mahasiswa 2026
Disertasi Doktor Komunikasi...
Disertasi Doktor Komunikasi Ungkap Bahaya Ketergantungan pada AI Smartwatch
UAI dan University of...
UAI dan University of Edinburgh Dorong Inklusivitas di Dunia Riset dan Pendidikan Tinggi
FK Unair Kolaborasi...
FK Unair Kolaborasi dengan Adelaide University, Soroti Sistem Kesehatan Kebidanan Indonesia
Prodi Teknik Berubah...
Prodi Teknik Berubah Nama Jadi Rekayasa, DPR Berharap Riset dan Inovasi Bisa Makin Maju
Motif Skandal Riset...
Motif Skandal Riset Palsu Internasional, Pelaku Incar Travel Grant ke Luar Negeri
Skandal Riset Palsu...
Skandal Riset Palsu Internasional, Mendiktisaintek Ungkap 4 Terduga Pelaku Lulusan UNY
Mendiktisaintek Brian...
Mendiktisaintek Brian Yuliarto Bakal Bawa Skandal Riset Palsu ke Jalur Hukum
Rekomendasi
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Ronaldo: Sudah Saatnya...
Ronaldo: Sudah Saatnya Dunia Mengakui Lionel Messi yang Terhebat
Berita Terkini
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
UNJ Expo 2026 Dibuka,...
UNJ Expo 2026 Dibuka, Hadirkan Pameran Inovasi, Tes Kesehatan, hingga Kuliner Nusantara
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Resmi Dirilis, Simak Tips Jitu Raih Nilai Tertinggi
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved