Era AI, Sekolah Didorong Bangun Ketangguhan Siswa
Kamis, 08 Januari 2026 - 20:22 WIB
loading...
A
A
A
Relasi yang sehat antara guru dan siswa juga menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang suportif. Melalui pembelajaran sosial-emosional (Social Emotional Learning) atau SEL yang diwujudkan dalam keseharian, siswa didorong untuk mengenali emosi, membangun empati, dan merasa dihargai sebagai individu.
Selain aspek emosional, keberagaman juga memainkan peran penting dalam membentuk ketangguhan siswa. Dalam lingkungan sekolah yang multikultural, interaksi lintas budaya membantu siswa memperluas perspektif, memahami perbedaan, dan terbiasa melihat persoalan dari berbagai sudut pandang.
“Pengalaman berinteraksi dengan latar belakang yang beragam secara alami menumbuhkan empati dan kemampuan berpikir terbuka. Ini menjadi bekal penting bagi siswa untuk hidup dan bekerja di dunia yang semakin terhubung,” kata Ezra.
Di tengah dunia yang terus berubah, Ezra menegaskan bahwa pendidikan perlu kembali pada esensi utamanya, yaitu membentuk manusia seutuhnya, bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh, berempati, dan siap menghadapi kompleksitas kehidupan.
Selain aspek emosional, keberagaman juga memainkan peran penting dalam membentuk ketangguhan siswa. Dalam lingkungan sekolah yang multikultural, interaksi lintas budaya membantu siswa memperluas perspektif, memahami perbedaan, dan terbiasa melihat persoalan dari berbagai sudut pandang.
“Pengalaman berinteraksi dengan latar belakang yang beragam secara alami menumbuhkan empati dan kemampuan berpikir terbuka. Ini menjadi bekal penting bagi siswa untuk hidup dan bekerja di dunia yang semakin terhubung,” kata Ezra.
Di tengah dunia yang terus berubah, Ezra menegaskan bahwa pendidikan perlu kembali pada esensi utamanya, yaitu membentuk manusia seutuhnya, bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh, berempati, dan siap menghadapi kompleksitas kehidupan.
(nnz)
Lihat Juga :