Jejak Pendidikan Sidharto Reza Suryodipuro yang Resmi Menjabat Presiden Dewan HAM PBB
Jum'at, 09 Januari 2026 - 10:37 WIB
loading...
A
A
A
Pada 2003, ia meraih gelar Master of Arts with Distinction in National Security Affairs, memperkuat fondasi akademiknya di bidang keamanan dan diplomasi internasional.
Karier diplomatik Sidharto Reza Suryodipuro terbilang panjang dan strategis. Ia pernah menjabat sebagai First Secretary di Kedutaan Besar RI di Canberra (2004–2006), lalu melanjutkan tugas sebagai Counsellor di Perwakilan Tetap RI untuk PBB (2006–2009).
Di dalam negeri, ia dipercaya mengemban sejumlah posisi penting di Kementerian Luar Negeri, termasuk sebagai Deputy Director APEC, Direktur, hingga Deputy Chief of Mission di Kedutaan Besar RI di Washington DC (2014–2017).
Nama Sidharto semakin dikenal publik saat ia menjabat sebagai Duta Besar RI untuk India dan Bhutan pada periode 2017–2021. Setelah itu, ia dipercaya menjadi Direktur Jenderal dan Senior Official Indonesia untuk ASEAN selama hampir lima tahun.
Sejak November 2025, Sidharto menjabat sebagai Duta Besar dan Wakil Tetap RI untuk PBB dan WTO di Jenewa, posisi yang sekaligus mengantarkannya menjadi Presiden Dewan HAM PBB 2026.
Jejak Karier Diplomatik di Dalam dan Luar Negeri
Karier diplomatik Sidharto Reza Suryodipuro terbilang panjang dan strategis. Ia pernah menjabat sebagai First Secretary di Kedutaan Besar RI di Canberra (2004–2006), lalu melanjutkan tugas sebagai Counsellor di Perwakilan Tetap RI untuk PBB (2006–2009).
Di dalam negeri, ia dipercaya mengemban sejumlah posisi penting di Kementerian Luar Negeri, termasuk sebagai Deputy Director APEC, Direktur, hingga Deputy Chief of Mission di Kedutaan Besar RI di Washington DC (2014–2017).
Nama Sidharto semakin dikenal publik saat ia menjabat sebagai Duta Besar RI untuk India dan Bhutan pada periode 2017–2021. Setelah itu, ia dipercaya menjadi Direktur Jenderal dan Senior Official Indonesia untuk ASEAN selama hampir lima tahun.
Sejak November 2025, Sidharto menjabat sebagai Duta Besar dan Wakil Tetap RI untuk PBB dan WTO di Jenewa, posisi yang sekaligus mengantarkannya menjadi Presiden Dewan HAM PBB 2026.
(nnz)
Lihat Juga :