Sejarah Baru, UNEJ Lahirkan Tiga Doktor Bioteknologi Berbasis Riset Global

Sabtu, 17 Januari 2026 - 10:39 WIB
loading...
Sejarah Baru, UNEJ Lahirkan...
Universitas Jember (UNEJ) mencatat sejarah akademik dengan menyelenggarakan Ujian Terbuka Disertasi Program Doktor (S3) Bioteknologi untuk pertama kalinya. Foto/UNEJ.
A A A
JEMBER - Universitas Jember (UNEJ) mencatat sejarah akademik dengan menyelenggarakan Ujian Terbuka Disertasi Program Doktor (S3) Bioteknologi untuk pertama kalinya. Capaian ini menandai keberhasilan implementasi Program Doktor berbasis riset (Doctor by Research) di UNEJ.

Tiga promovendus, yakni Intan Ria Neliana, S.Pd., M.Biotek., Riska Ayu Febrianti, S.Pd., M.Biotek., dan apt. Endah Puspitasari, S.Farm., M.Sc., dinyatakan lulus ujian promosi doktor dengan predikat pujian.

Sidang promosi doktor dipimpin Direktur Pascasarjana UNEJ Prof. Dr. Budi Setyono, M.A, dengan Penguji Utama Prof. Tri Agus Siswoyo, Ph.D., serta melibatkan penguji eksternal dari Universitas Brawijaya, Prof. Agustin Krisna Wardani S.TP, M.Si, Ph.D dan Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr.rer.nat. apt. Triana Hertiani, S.Si., M.Si.

Baca juga: Dies Natalis ke-61 UNEJ, Rektor Luncurkan Tarian Khas dan Penghargaan Alumni Inspiratif

Selain itu, salah satu promovendus, apt. Endah Puspitasari, S.Farm., M.Sc., dibimbing oleh promotor internasional dari Jerman, Prof. Dr. Antje Labes (Flensburg University), yang mencerminkan penguatan kolaborasi riset global dalam penyelenggaraan pendidikan doktoral di UNEJ.

Promovendus pertama, Intan Ria Neliana, meneliti ketahanan tanaman tebu terhadap infeksi virus mozaik. Risetnya mengembangkan sistem deteksi dini berbasis antibodi sensitif serta pendekatan RNA interference (RNAi) untuk meningkatkan ketahanan genetik tanaman terhadap infeksi virus ganda.

“Produktivitas tebu menurun akibat infeksi virus mozaik, khususnya Sugarcane Mosaic Virus dan Sugarcane Streak Mosaic Virus, yang sulit dibedakan secara visual di lapangan. Penelitian ini mengembangkan antibodi dengan sensitivitas tinggi untuk deteksi dini infeksi tunggal maupun ganda, yang mampu mendeteksi virus hingga konsentrasi sangat rendah, serta berhasil mengonstruksi sistem RNA interference (RNAi) sebagai pendekatan ketahanan genetik ganda pada tanaman tebu,” ugkap Intan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Peneliti Universitas...
Peneliti Universitas Jember Buktikan Tanaman Liar Kalimantan Efektif Turunkan Gula Darah
Penguatan Kompolnas...
Penguatan Kompolnas Jadi Jantung Reformasi Polri Antar Rangga Afianto Raih Doktor Kepolisian
Motif Skandal Riset...
Motif Skandal Riset Palsu Internasional, Pelaku Incar Travel Grant ke Luar Negeri
Skandal Riset Palsu...
Skandal Riset Palsu Internasional, Mendiktisaintek Ungkap 4 Terduga Pelaku Lulusan UNY
Rekomendasi
Siomay hingga Bakso...
Siomay hingga Bakso Ternyata Tinggi Garam, Menkes Ingatkan Risiko Hipertensi
BTS Pilih Konser di...
BTS Pilih Konser di GBK Ketimbang JIS, Pramono: Yang Penting Pajaknya Masuk Jakarta
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
Berita Terkini
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved