FEB UNJ Gelar Employer Meeting 2026, Fokus Bentuk Lulusan Siap Hadapi Dunia Kerja
Jum'at, 23 Januari 2026 - 18:01 WIB
loading...
Employer Meeting FEB UNJ 2026 mempertemukan dunia akademik, industri, dan sektor publik dalam satu kesadaran bersama. Foto/UNJ.
A
A
A
JAKARTA - Employer Meeting FEB Universitas Negeri Jakarta (UNJ) 2026 yang diselenggarakan pada 22 Januari 2026 menjadi lebih dari sekadar forum tahunan. Kegiatan ini tampil sebagai ruang refleksi strategis yang mempertemukan dunia akademik, industri, dan sektor publik dalam satu kesadaran bersama: menyiapkan lulusan yang tangguh, adaptif, dan relevan menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin cepat dan kompleks.
Forum ini menegaskan bahwa tantangan pendidikan tinggi saat ini tidak lagi sebatas pada transfer pengetahuan teoretis. Perguruan tinggi dituntut membentuk profil lulusan yang holistik—kuat secara mental, adaptif terhadap teknologi, unggul dalam kompetensi, serta memiliki kepekaan sosial dan etika profesional. Dunia kerja masa depan membutuhkan sumber daya manusia yang mampu bertahan dalam tekanan, cepat belajar, dan cakap berkolaborasi lintas disiplin.
Baca juga: Mahasiswa MNC University Inisiasi Leadership Youth Summit 3.0, Dorong Pemuda Jadi Pemimpin Visioner
Menurut Prof. Mohamad Rizan selaku Dekan FEB UNJ mengatakan bahwa forum ini turut menegaskan pentingnya sinergi riset dan inovasi antara akademisi dan industri.
"Peluang kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam riset terapan dan program post-doctoral, serta dukungan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam penguatan program magister riset, dipandang sebagai langkah strategis untuk menghasilkan pengetahuan yang relevan dengan tantangan nasional dan global," ujarnya, melalui siaran pers, Jumat (23/1/2026).
Forum ini menegaskan bahwa tantangan pendidikan tinggi saat ini tidak lagi sebatas pada transfer pengetahuan teoretis. Perguruan tinggi dituntut membentuk profil lulusan yang holistik—kuat secara mental, adaptif terhadap teknologi, unggul dalam kompetensi, serta memiliki kepekaan sosial dan etika profesional. Dunia kerja masa depan membutuhkan sumber daya manusia yang mampu bertahan dalam tekanan, cepat belajar, dan cakap berkolaborasi lintas disiplin.
Baca juga: Mahasiswa MNC University Inisiasi Leadership Youth Summit 3.0, Dorong Pemuda Jadi Pemimpin Visioner
Menurut Prof. Mohamad Rizan selaku Dekan FEB UNJ mengatakan bahwa forum ini turut menegaskan pentingnya sinergi riset dan inovasi antara akademisi dan industri.
"Peluang kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam riset terapan dan program post-doctoral, serta dukungan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam penguatan program magister riset, dipandang sebagai langkah strategis untuk menghasilkan pengetahuan yang relevan dengan tantangan nasional dan global," ujarnya, melalui siaran pers, Jumat (23/1/2026).
Lihat Juga :