Begini Cara BMKG Membuat Prakiraan Cuaca Setiap Hari, Bukan Sekedar Tebakan

Senin, 02 Februari 2026 - 11:21 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Cuaca Ekstrem, Operasi Modifikasi Cuaca Diperpanjang hingga 3 Februari 2026

Dalam operasionalnya, BMKG mengelola berbagai model cuaca skala global dan regional. Beberapa model yang digunakan antara lain Weather Research and Forecasting (WRF), Global Forecast System (GFS), serta European Centre for Medium-Range Weather Forecasts (ECMWF). Kombinasi model ini memungkinkan BMKG memantau kondisi cuaca dari skala lokal hingga global.

Tahapan Cara Kerja Model Cuaca BMKG

1. Pengumpulan Data

BMKG mengumpulkan data cuaca dari berbagai sumber, seperti stasiun meteorologi di darat dan laut, satelit cuaca, serta balon udara (radiosonde). Data ini berasal dari pengamatan nasional hingga jaringan pengamatan internasional di seluruh dunia.


2. Analisis Data Atmosfer

Data yang telah terkumpul kemudian dimasukkan ke dalam model cuaca untuk menganalisis kondisi atmosfer saat ini. Model menggunakan persamaan matematika yang kompleks untuk mensimulasikan pergerakan udara, pertukaran panas, dan distribusi kelembapan di atmosfer.

3. Peramalan Cuaca Numerik

Hasil simulasi tersebut menghasilkan prakiraan cuaca numerik. Namun, data ini belum langsung disebarluaskan. Forecaster BMKG terlebih dahulu melakukan evaluasi dan interpretasi untuk memastikan prakiraan cuaca yang dihasilkan lebih akurat dan sesuai dengan kondisi aktual di lapangan.

4. Penyampaian Informasi ke Masyarakat

Setelah melalui proses verifikasi, BMKG menyampaikan prakiraan cuaca kepada masyarakat melalui berbagai platform resmi. Informasi tersebut dapat diakses melalui situs web BMKG, media sosial, hingga aplikasi Info BMKG yang digunakan secara luas oleh publik.

Dengan sistem berbasis sains dan teknologi ini, prakiraan cuaca BMKG menjadi acuan penting bagi masyarakat, dunia penerbangan, pelayaran, pertanian, hingga mitigasi bencana di Indonesia.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Teuku Faisal...
Profil Teuku Faisal Fathani, Kepala BMKG Lulusan UGM
Pengumuman Kelulusan...
Pengumuman Kelulusan Sekolah Kedinasan PTB STMKG 2025 Dirilis, Cek Namamu di Sini
Persyaratan Masuk STMKG...
Persyaratan Masuk STMKG 2025, Sekolah Kedinasan Milik BMKG
Mau Jadi PNS BMKG? STMKG...
Mau Jadi PNS BMKG? STMKG Siap Buka Penerimaan Taruna Baru 2025
Ini Kriteria Penilaian...
Ini Kriteria Penilaian Tes Kebugaran STMKG 2024, Sekolah Kedinasan Milik BMKG
Mau Jadi PNS di BMKG?...
Mau Jadi PNS di BMKG? Penuhi 9 Syarat Ini untuk Daftar STMKG 2024
Puluhan Siswa SMAN 48...
Puluhan Siswa SMAN 48 Ikuti Pelatihan Pemantauan Cuaca Jakarta
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Rekomendasi
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Hasil Turki vs Paraguay...
Hasil Turki vs Paraguay 0-1: Gol 65 Detik Galarza Kubur Mimpi Ay-Yildizlilar ke 32 Besar
Berita Terkini
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
Infografis
Erebus, Gunung Berapi...
Erebus, Gunung Berapi yang Memuntahkan Emas Setiap Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved