Angkat Tema Hunger Solutions, YES GEN 2026 Cetak Wirausaha Muda Peduli Pangan
Senin, 02 Februari 2026 - 19:00 WIB
loading...
Young Entrepreneur Spirit Generation Competition (YES GEN) kembali digelar oleh jenjang SMPK PENABUR Jakarta. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Young Entrepreneur Spirit Generation Competition (YES GEN) kembali digelar oleh jenjang SMPK PENABUR Jakarta pada tahun 2026. Kompetisi tahunan ini konsisten menanamkan jiwa kewirausahaan sejak dini dengan mengangkat tema yang relevan dengan persoalan masyarakat, yakni “Hunger Solutions”.
Kepala Jenjang SMPK PENABUR Jakarta, Ferry Marwanti, menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih sebagai respons atas tantangan global yang kian kompleks, mulai dari perubahan iklim hingga keterbatasan lahan pertanian, di tengah pertumbuhan jumlah penduduk.
Baca juga: Begini Cara BMKG Membuat Prakiraan Cuaca Setiap Hari, Bukan Sekedar Tebakan
“Saat ini iklim banyak berubah dan tidak terprediksi, sementara lahan pertanian semakin terbatas dan jumlah penduduk terus bertambah. Melalui YES GEN, para peserta diajak berkontribusi aktif serta mampu memberikan solusi inovatif dan kreatif untuk mengatasi masalah kekurangan pangan,” ujar Ferry.
Melalui YES GEN 2026, peserta didorong untuk peduli terhadap isu sosial, memiliki jiwa kewirausahaan sejak dini, serta mampu mengembangkan ide kreatif dan inovatif. Kompetisi ini juga melatih kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kerja sama, dan tanggung jawab sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan ide. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan pembelajaran abad ke-21 melalui keterampilan 4C: Critical Thinking, Creativity, Collaboration, dan Communication.
Sebanyak 237 tim yang terdiri dari siswa kelas 5–6 SD mendaftarkan diri sebagai peserta YES GEN 2026 pada periode 6–26 Oktober 2025. Babak penyisihan digelar pada Sabtu, 1 November 2025 di lima lokasi, yakni SMPK 1 PENABUR, SMPK 6 PENABUR, SMPK PENABUR Bintaro Jaya, SMPK PENABUR Kota Jababeka, SMPK PENABUR Depok, dan SMPK Tirtamarta–BPK PENABUR. Dari tahapan ini, 12 tim terbaik berhasil melaju ke babak final.
Babak final YES GEN 2026 berlangsung pada Sabtu, 31 Januari 2026 di SMPK PENABUR Bintaro Jaya, Tangerang Selatan. Kegiatan ini menghadirkan dewan juri profesional, yakni Teguh Wibowo (Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Tangerang Selatan), Judhi Rahmat (Peneliti BRIN), serta Agus Susanto dari Prestasi Junior Indonesia.
Selain para juri, acara ini juga dihadiri oleh Yuseph Prihanto, Pengawas Gugus 01 Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, yang turut memberikan sambutan.
“Di era globalisasi yang penuh tantangan dan persaingan, jiwa entrepreneurship menjadi kunci penting untuk menciptakan kemandirian, inovasi, serta ide-ide baru yang mampu membuka lapangan kerja,” ujar Yuseph.
Ia juga berharap tema “Hunger Solutions” mampu mendorong peserta untuk berpikir kreatif dan bekerja sama dalam menghadapi tantangan pangan.
“Kemenangan sejati bukan hanya soal juara, tetapi pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh sepanjang proses,” pesannya.
Kedua belas tim finalis mempresentasikan ide dan proyek yang telah mereka jalankan di hadapan dewan juri. Ferry mengapresiasi kualitas ide para peserta meski masih duduk di bangku sekolah dasar.
“Meskipun masih SD, mereka mampu memberikan edukasi yang baik tentang solusi kelaparan. Bahkan ada tim yang melakukan survei terlebih dahulu sebelum menjalankan idenya,” ungkap Ferry.
Pada ajang YES GEN 2026, tim Localicious dari SDK PENABUR Bintaro Jaya yang beranggotakan Alika, Alexandra Kanaya, Skolastika, dan Sophie berhasil keluar sebagai juara. Mereka mengusung proyek “Tempe Pop dan Education Kit”.
Alika menjelaskan, timnya secara rutin mengedukasi siswa kelas lima tentang pangan lokal dan olahannya.
“Kami memperkenalkan tempe pop yang mudah didapat, mudah dibuat, dan harganya terjangkau. Kami juga membuat education kit berisi kartu fakta gizi untuk mengajak teman-teman mengurangi food waste, konsumsi fast food, serta mencintai pangan lokal dan mendukung petani,” jelasnya.
Sementara itu, Alexandra mengaku bangga atas capaian timnya.
“Senang rasanya bisa meraih juara pertama. Ayo teman-teman, mari kita Cintai Pangan Negeri, Jaga Bumi Pertiwi. Localicious, Anak Indonesia Peduli!” serunya.
Ferry berharap melalui YES GEN, generasi muda Indonesia dapat terus berkontribusi aktif dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan bangsa, khususnya di bidang ketahanan pangan.
Kepala Jenjang SMPK PENABUR Jakarta, Ferry Marwanti, menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih sebagai respons atas tantangan global yang kian kompleks, mulai dari perubahan iklim hingga keterbatasan lahan pertanian, di tengah pertumbuhan jumlah penduduk.
Baca juga: Begini Cara BMKG Membuat Prakiraan Cuaca Setiap Hari, Bukan Sekedar Tebakan
“Saat ini iklim banyak berubah dan tidak terprediksi, sementara lahan pertanian semakin terbatas dan jumlah penduduk terus bertambah. Melalui YES GEN, para peserta diajak berkontribusi aktif serta mampu memberikan solusi inovatif dan kreatif untuk mengatasi masalah kekurangan pangan,” ujar Ferry.
Melalui YES GEN 2026, peserta didorong untuk peduli terhadap isu sosial, memiliki jiwa kewirausahaan sejak dini, serta mampu mengembangkan ide kreatif dan inovatif. Kompetisi ini juga melatih kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kerja sama, dan tanggung jawab sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan ide. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan pembelajaran abad ke-21 melalui keterampilan 4C: Critical Thinking, Creativity, Collaboration, dan Communication.
Sebanyak 237 tim yang terdiri dari siswa kelas 5–6 SD mendaftarkan diri sebagai peserta YES GEN 2026 pada periode 6–26 Oktober 2025. Babak penyisihan digelar pada Sabtu, 1 November 2025 di lima lokasi, yakni SMPK 1 PENABUR, SMPK 6 PENABUR, SMPK PENABUR Bintaro Jaya, SMPK PENABUR Kota Jababeka, SMPK PENABUR Depok, dan SMPK Tirtamarta–BPK PENABUR. Dari tahapan ini, 12 tim terbaik berhasil melaju ke babak final.
Babak final YES GEN 2026 berlangsung pada Sabtu, 31 Januari 2026 di SMPK PENABUR Bintaro Jaya, Tangerang Selatan. Kegiatan ini menghadirkan dewan juri profesional, yakni Teguh Wibowo (Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Tangerang Selatan), Judhi Rahmat (Peneliti BRIN), serta Agus Susanto dari Prestasi Junior Indonesia.
Selain para juri, acara ini juga dihadiri oleh Yuseph Prihanto, Pengawas Gugus 01 Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, yang turut memberikan sambutan.
“Di era globalisasi yang penuh tantangan dan persaingan, jiwa entrepreneurship menjadi kunci penting untuk menciptakan kemandirian, inovasi, serta ide-ide baru yang mampu membuka lapangan kerja,” ujar Yuseph.
Ia juga berharap tema “Hunger Solutions” mampu mendorong peserta untuk berpikir kreatif dan bekerja sama dalam menghadapi tantangan pangan.
“Kemenangan sejati bukan hanya soal juara, tetapi pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh sepanjang proses,” pesannya.
Kedua belas tim finalis mempresentasikan ide dan proyek yang telah mereka jalankan di hadapan dewan juri. Ferry mengapresiasi kualitas ide para peserta meski masih duduk di bangku sekolah dasar.
“Meskipun masih SD, mereka mampu memberikan edukasi yang baik tentang solusi kelaparan. Bahkan ada tim yang melakukan survei terlebih dahulu sebelum menjalankan idenya,” ungkap Ferry.
Pada ajang YES GEN 2026, tim Localicious dari SDK PENABUR Bintaro Jaya yang beranggotakan Alika, Alexandra Kanaya, Skolastika, dan Sophie berhasil keluar sebagai juara. Mereka mengusung proyek “Tempe Pop dan Education Kit”.
Alika menjelaskan, timnya secara rutin mengedukasi siswa kelas lima tentang pangan lokal dan olahannya.
“Kami memperkenalkan tempe pop yang mudah didapat, mudah dibuat, dan harganya terjangkau. Kami juga membuat education kit berisi kartu fakta gizi untuk mengajak teman-teman mengurangi food waste, konsumsi fast food, serta mencintai pangan lokal dan mendukung petani,” jelasnya.
Sementara itu, Alexandra mengaku bangga atas capaian timnya.
“Senang rasanya bisa meraih juara pertama. Ayo teman-teman, mari kita Cintai Pangan Negeri, Jaga Bumi Pertiwi. Localicious, Anak Indonesia Peduli!” serunya.
Ferry berharap melalui YES GEN, generasi muda Indonesia dapat terus berkontribusi aktif dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan bangsa, khususnya di bidang ketahanan pangan.
(nnz)
Lihat Juga :