Kisah Aji, Driver Ojol yang Sukses Lulus Cumlaude Sarjana Hukum UGM
Rabu, 04 Februari 2026 - 10:04 WIB
loading...
A
A
A
Kawasan Kaliurang, Pogung, dan Kotabaru menjadi wilayah yang sehari-hari dilalui Aji saat mengantarkan pesanan makanan. Wilayah tersebut menjadi saksi perjuangannya dalam memenuhi kebutuhan hidup selama kuliah.
Baca juga: Keren, Anak Perempuan Limbad Raih Gelar S2 dengan Predikat Cum Laude
Aji berupaya mengatur waktu agar kegiatan akademik dan pekerjaan tetap berjalan seimbang. Saat jadwal kuliah berlangsung siang hari, pagi dimanfaatkan untuk mencari pesanan. Sebaliknya, ketika kuliah pagi, waktu siang hingga sore digunakan untuk bekerja sebagai driver ojol.
Dari pekerjaannya sebagai pengemudi pengantar makanan online yang menghubungkan pelanggan dengan restoran atau UMKM, Aji memperoleh komisi mulai dari Rp 6.400 hingga Rp 7.200, bahkan bisa mencapai belasan ribu rupiah tergantung jarak pesanan. Namun, proses mendapatkan orderan dan komisi tersebut tidak selalu berjalan mudah.
“Jujur kenyataannya harus diakui nggak mudah dijalani. Sempat bersitegang dengan pemilik resto dan diancam sekitar jam dua pagi saat bulan puasa karena hendak ambil orderan tapi resto ternyata tutup. Lalu, orderan customer juga pernah jatuh di jalan dan akhirnya ganti rugi. Rela berangkat hujan-hujanan demi dapat bonus, bahkan panas-panasan nyari orderan tapi ban bocor di jalan,” kenangnya.
Di balik kesibukannya bekerja, Aji tetap menunjukkan prestasi akademik yang membanggakan. Ia tercatat menjuarai berbagai kompetisi ilmiah di tingkat nasional, universitas, hingga fakultas. Beberapa prestasi yang diraih antara lain Juara 1 Karya Tulis Ilmiah Airlangga Law Competition 2023, Juara 1 Kompetisi Artikel Ilmiah Constitutional Law Fair Universitas Brawijaya 2022, serta Juara 2 Legislative Drafting Competition Universitas Indonesia 2022.
Di tingkat universitas, Aji juga menorehkan prestasi dalam kompetisi riset, lomba video digital, hingga olahraga tenis lapangan.
Memasuki semester akhir, Aji terlibat dalam sejumlah proyek penelitian bersama dosen Fakultas Hukum UGM dan lembaga riset hukum. Ia menjadi asisten peneliti dalam kajian perubahan Undang-Undang Pengelolaan Keuangan Haji serta terlibat dalam pengelolaan basis data dan pelacakan kasus hukuman mati di Institute for Criminal Justice Reform (ICJR).
Di lingkungan kampus, Aji dikenal aktif berorganisasi, di antaranya melalui Forum Penelitian dan Penulisan Hukum (FPPH), ALSA UGM, Business Law Community (BLC), dan Speech and Law Debate Society. Ia juga pernah menjadi pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa Tenis Lapangan.
Baca juga: Keren, Anak Perempuan Limbad Raih Gelar S2 dengan Predikat Cum Laude
Cara Aji Membagi Waktu Kuliah dan Ojol
Aji berupaya mengatur waktu agar kegiatan akademik dan pekerjaan tetap berjalan seimbang. Saat jadwal kuliah berlangsung siang hari, pagi dimanfaatkan untuk mencari pesanan. Sebaliknya, ketika kuliah pagi, waktu siang hingga sore digunakan untuk bekerja sebagai driver ojol.
Dari pekerjaannya sebagai pengemudi pengantar makanan online yang menghubungkan pelanggan dengan restoran atau UMKM, Aji memperoleh komisi mulai dari Rp 6.400 hingga Rp 7.200, bahkan bisa mencapai belasan ribu rupiah tergantung jarak pesanan. Namun, proses mendapatkan orderan dan komisi tersebut tidak selalu berjalan mudah.
“Jujur kenyataannya harus diakui nggak mudah dijalani. Sempat bersitegang dengan pemilik resto dan diancam sekitar jam dua pagi saat bulan puasa karena hendak ambil orderan tapi resto ternyata tutup. Lalu, orderan customer juga pernah jatuh di jalan dan akhirnya ganti rugi. Rela berangkat hujan-hujanan demi dapat bonus, bahkan panas-panasan nyari orderan tapi ban bocor di jalan,” kenangnya.
Deretan Prestasi Akademik dan Kompetisi Nasional
Di balik kesibukannya bekerja, Aji tetap menunjukkan prestasi akademik yang membanggakan. Ia tercatat menjuarai berbagai kompetisi ilmiah di tingkat nasional, universitas, hingga fakultas. Beberapa prestasi yang diraih antara lain Juara 1 Karya Tulis Ilmiah Airlangga Law Competition 2023, Juara 1 Kompetisi Artikel Ilmiah Constitutional Law Fair Universitas Brawijaya 2022, serta Juara 2 Legislative Drafting Competition Universitas Indonesia 2022.
Di tingkat universitas, Aji juga menorehkan prestasi dalam kompetisi riset, lomba video digital, hingga olahraga tenis lapangan.
Aktif Riset, Organisasi, dan Magang Hukum
Memasuki semester akhir, Aji terlibat dalam sejumlah proyek penelitian bersama dosen Fakultas Hukum UGM dan lembaga riset hukum. Ia menjadi asisten peneliti dalam kajian perubahan Undang-Undang Pengelolaan Keuangan Haji serta terlibat dalam pengelolaan basis data dan pelacakan kasus hukuman mati di Institute for Criminal Justice Reform (ICJR).
Di lingkungan kampus, Aji dikenal aktif berorganisasi, di antaranya melalui Forum Penelitian dan Penulisan Hukum (FPPH), ALSA UGM, Business Law Community (BLC), dan Speech and Law Debate Society. Ia juga pernah menjadi pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa Tenis Lapangan.
Lihat Juga :