Cerita Rezzy, Wisudawan Terbaik Unpad yang Masuk Top 2 % Peneliti Dunia
Selasa, 10 Februari 2026 - 18:24 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga:Racun Ular Antarkan Yasmin Nadhiva Jadi Lulusan Terbaik S2 IPB University
Rezzy, yang juga merupakan peneliti di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), menjelaskan bahwa seluruh risetnya berangkat dari satu benang merah, yaitu penerapan data science dan kecerdasan buatan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Ia menambahkan, konsistensi dalam riset dibangun melalui penyusunan roadmap penelitian yang jelas, fokus, dan relevan, serta dijaga dengan disiplin dan komitmen jangka panjang.
“Riset yang paling berkesan adalah riset yang mampu keluar dari ranah akademik dan benar-benar diterjemahkan menjadi kebijakan atau praktik yang membawa perubahan positif di masyarakat,” kata Rezzy.
Pencapaian tersebut, menurutnya, tidak lepas dari peran Unpad sebagai rumah akademik. Ia menilai Unpad telah menyediakan ruang tumbuh bagi ide, diskusi, dan kolaborasi yang mendukung perkembangan risetnya. “Lingkungan akademik yang terbuka dan lintas disiplin di Unpad sangat membantu saya dalam mengembangkan riset berbasis data science yang memang membutuhkan perspektif multidisipliner,” paparnya.
Rezzy, yang juga merupakan peneliti di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), menjelaskan bahwa seluruh risetnya berangkat dari satu benang merah, yaitu penerapan data science dan kecerdasan buatan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Ia menambahkan, konsistensi dalam riset dibangun melalui penyusunan roadmap penelitian yang jelas, fokus, dan relevan, serta dijaga dengan disiplin dan komitmen jangka panjang.
“Riset yang paling berkesan adalah riset yang mampu keluar dari ranah akademik dan benar-benar diterjemahkan menjadi kebijakan atau praktik yang membawa perubahan positif di masyarakat,” kata Rezzy.
Pencapaian tersebut, menurutnya, tidak lepas dari peran Unpad sebagai rumah akademik. Ia menilai Unpad telah menyediakan ruang tumbuh bagi ide, diskusi, dan kolaborasi yang mendukung perkembangan risetnya. “Lingkungan akademik yang terbuka dan lintas disiplin di Unpad sangat membantu saya dalam mengembangkan riset berbasis data science yang memang membutuhkan perspektif multidisipliner,” paparnya.
Lihat Juga :