7 PTMA Buka Prodi Dokter Spesialis, Ini Daftar Kampusnya
Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:15 WIB
loading...
A
A
A
7. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) membuka dua program spesialis.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto dalam peluncuran tersebut menekankan pentingnya menjaga orientasi utama pendidikan PPDS sebagai ladang pengabdian untuk menghasilkan dokter yang berkualitas dan memberikan manfaat yang luas kepada masyarakat, bukan sebagai ruang komersialisasi.
“Kualitas harus dipertahankan dan ditingkatkan, jangan menjadikan pendidikan PPDS ini komersialisasi”, tegas Menteri Brian.
Menyoroti fenomena banyaknya warga negara Indonesia yang memilih berobat ke luar negeri. Dengan total belanja kesehatan mencapai Rp160 triliun yang mengalir ke luar negeri setiap tahunnya, Mendiktisaintek berharap Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah (RSMA) dapat mengembangkan pusat unggulan (center of excellence) secara bertahap dan terfokus, sehingga mampu menjadi rujukan pasien dalam dan luar negeri.
Hal ini dapat diwujudkan melalui ekosistem kesehatan Muhammadiyah yang menyinergikan PTMA dan RSMA sesuai strategi Sistem Kesehatan Akademik.
“Kita perlu menunjukkan bahwa kampus dan rumah sakit kita memiliki kualitas layanan berkelas internasional. Bukan orang Indonesia yang berobat ke luar negeri, tetapi pasien luar negeri yang datang ke rumah sakit kita”, ujar Menteri Brian.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto dalam peluncuran tersebut menekankan pentingnya menjaga orientasi utama pendidikan PPDS sebagai ladang pengabdian untuk menghasilkan dokter yang berkualitas dan memberikan manfaat yang luas kepada masyarakat, bukan sebagai ruang komersialisasi.
“Kualitas harus dipertahankan dan ditingkatkan, jangan menjadikan pendidikan PPDS ini komersialisasi”, tegas Menteri Brian.
Menyoroti fenomena banyaknya warga negara Indonesia yang memilih berobat ke luar negeri. Dengan total belanja kesehatan mencapai Rp160 triliun yang mengalir ke luar negeri setiap tahunnya, Mendiktisaintek berharap Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah (RSMA) dapat mengembangkan pusat unggulan (center of excellence) secara bertahap dan terfokus, sehingga mampu menjadi rujukan pasien dalam dan luar negeri.
Hal ini dapat diwujudkan melalui ekosistem kesehatan Muhammadiyah yang menyinergikan PTMA dan RSMA sesuai strategi Sistem Kesehatan Akademik.
“Kita perlu menunjukkan bahwa kampus dan rumah sakit kita memiliki kualitas layanan berkelas internasional. Bukan orang Indonesia yang berobat ke luar negeri, tetapi pasien luar negeri yang datang ke rumah sakit kita”, ujar Menteri Brian.
Lihat Juga :