UNEJ Gandeng OJK Hadirkan Asuransi Pertanian Modern Berbasis Teknologi

Minggu, 15 Februari 2026 - 06:30 WIB
loading...
A A A
Saat ini, pembahasan teknis terkait implementasi skema masih terus dimatangkan bersama para pemangku kepentingan dan lembaga terkait di bawah pengawasan OJK. Fokus utama pengembangan diarahkan pada penguatan sistem monitoring, standar tata kelola, serta kesiapan ekosistem pertanian berbasis teknologi sebelum implementasi nasional dilakukan secara penuh.

Mengapa pertanian? Karena sektor ini dikenal sebagai high risk sector. Serangan hama, cuaca ekstrem, hingga fluktuasi produksi sulit diprediksi tanpa sistem monitoring yang kuat. Dengan teknologi, risiko dapat diukur dan dinilai secara objektif.

Tak hanya itu, sistem ini juga dirancang terintegrasi dengan rantai pasok. Petani yang memenuhi standar tata kelola berpotensi memperoleh akses pasar yang lebih luas. Prof. Bayu mencontohkan kebutuhan industri kuliner nasional yang dapat mencapai enam ton cabai per hari sebagai gambaran besarnya peluang pasar pertanian modern.

“Semua komoditas bisa diasuransikan. Padi, cabai, kopi, semua bisa. Yang penting tata kelolanya benar dan berbasis teknologi,” tegasnya.

Beberapa wilayah di luar Jawa, termasuk Sumatera, disebut berpotensi menjadi proyek percontohan. Ke depan, sosialisasi dan diskusi teknis akan diperluas untuk memastikan implementasi berjalan secara terukur, akuntabel, dan berdampak nasional.

Dengan langkah ini, UNEJ dan OJK tidak sekadar menggagas produk asuransi, tetapi mendorong transformasi nasional: pertanian modern berbasis data, terstandar, dan terlindungi. Sebuah sinyal kuat bahwa masa depan pangan Indonesia tidak lagi bertumpu pada spekulasi, melainkan pada teknologi dan manajemen risiko yang presisi.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Peneliti Universitas...
Peneliti Universitas Jember Buktikan Tanaman Liar Kalimantan Efektif Turunkan Gula Darah
UNEJ Buka Prodi Baru...
UNEJ Buka Prodi Baru S1 Sains Data, Siap Cetak Ahli Big Data dan AI
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Rekomendasi
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
Link Nonton Trolls di...
Link Nonton Trolls di VISION+, Film Musikal Ceria untuk Nonton Bareng Keluarga
Mantan Sekjen MPR Ma’ruf...
Mantan Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono Minta Fee Proyek Pakai Istilah ‘Uang Assalammualaikum’
Berita Terkini
KGSB dan Prodi Ilmu...
KGSB dan Prodi Ilmu Komunikasi UAI Perkuat Kapasitas Guru Lewat Public Relations Workshop
Kalahkan Berbagai Negara,...
Kalahkan Berbagai Negara, ITS Raih Juara RoboCup 2026 di Korsel
Ketua Dewan Pembina...
Ketua Dewan Pembina Pelita dan Rektor MNC University Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan Vokasi Nasional
SKK Migas Buka Rekrutmen...
SKK Migas Buka Rekrutmen untuk Lulusan S1, Fresh Graduate Bisa Daftar
Perjuangan Andini, Anak...
Perjuangan Andini, Anak Tukang Bengkel yang Diterima di FEB UGM dan Beasiswa Penuh
Beasiswa TELADAN Cohort...
Beasiswa TELADAN Cohort 2027 Dibuka, Simak Syarat Pendaftarannya
Infografis
Spesifikasi Fregat Merah...
Spesifikasi Fregat Merah Putih, Kapal Perang Tercanggih dengan Senjata Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved