Pramono Siapkan KJMU untuk S2 dan S3, Pendidikan Jadi Prioritas Pemprov DKI
Kamis, 19 Februari 2026 - 13:47 WIB
loading...
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ingin memperluas manfaat Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) hingga jenjang S3. Foto/Danandaya.
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ingin memperluas manfaat Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) hingga jenjang S3. Di tengah efisiensi pun Pramono menegaskan beasiswa tidak dipotong.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bahwa pada tahap kedua ini KJMU diberikan kepada 16.920 mahasiswa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.524 merupakan penerima baru, sementara 14.396 lainnya adalah penerima lanjutan.
Baca juga: Disdik Jakarta Pastikan KJMU Rp284 Miliar Tak Terdampak Efisiensi Anggaran
Menurut Pramono, program KJMU menjadi salah satu instrumen penting untuk memutus rantai ketidakberuntungan dalam keluarga melalui akses pendidikan tinggi. Ia menegaskan, pendidikan merupakan prioritas utama dalam kepemimpinannya di Jakarta.
Tak hanya itu, Pramono juga berencana memperluas cakupan KJMU. Selama ini bantuan difokuskan untuk jenjang sarjana (S1), namun ke depan ia ingin program tersebut mencakup jenjang magister (S2) hingga doktoral (S3).
Baca juga: 11 Posko Pelayanan KJP Plus dan KJMU, Ini Lokasi dan Jam Operasionalnya!
“Mari kita rancang bahwa KJMU ini tidak lagi hanya untuk S1, tapi juga untuk S2 bahkan S3,” ujarnya.
Ia memastikan anggaran sektor pendidikan, termasuk KJMU dan KJP, tidak akan mengalami penurunan meskipun pemerintah tengah menjalankan kebijakan efisiensi. Dari sisi kuantitas maupun kualitas, ia menegaskan program bantuan pendidikan harus tetap terjaga.
Diketahui, pada Tahap II Tahun 2025, KJMU disalurkan kepada mahasiswa yang tersebar di 97 perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia serta 17 perguruan tinggi swasta di wilayah DKI Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bahwa pada tahap kedua ini KJMU diberikan kepada 16.920 mahasiswa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.524 merupakan penerima baru, sementara 14.396 lainnya adalah penerima lanjutan.
Baca juga: Disdik Jakarta Pastikan KJMU Rp284 Miliar Tak Terdampak Efisiensi Anggaran
Menurut Pramono, program KJMU menjadi salah satu instrumen penting untuk memutus rantai ketidakberuntungan dalam keluarga melalui akses pendidikan tinggi. Ia menegaskan, pendidikan merupakan prioritas utama dalam kepemimpinannya di Jakarta.
Tak hanya itu, Pramono juga berencana memperluas cakupan KJMU. Selama ini bantuan difokuskan untuk jenjang sarjana (S1), namun ke depan ia ingin program tersebut mencakup jenjang magister (S2) hingga doktoral (S3).
Baca juga: 11 Posko Pelayanan KJP Plus dan KJMU, Ini Lokasi dan Jam Operasionalnya!
“Mari kita rancang bahwa KJMU ini tidak lagi hanya untuk S1, tapi juga untuk S2 bahkan S3,” ujarnya.
Ia memastikan anggaran sektor pendidikan, termasuk KJMU dan KJP, tidak akan mengalami penurunan meskipun pemerintah tengah menjalankan kebijakan efisiensi. Dari sisi kuantitas maupun kualitas, ia menegaskan program bantuan pendidikan harus tetap terjaga.
Diketahui, pada Tahap II Tahun 2025, KJMU disalurkan kepada mahasiswa yang tersebar di 97 perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia serta 17 perguruan tinggi swasta di wilayah DKI Jakarta.
(nnz)
Lihat Juga :