Berkat Judol, Tim Software Engineer Indonesia Raih Juara OpenAI Codex Hackathon Singapore
Kamis, 05 Maret 2026 - 10:54 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, pemerintah selama ini telah memblokir banyak situs judi online. Namun, pendekatan tersebut dinilai belum sepenuhnya efektif. Ia menggambarkan upaya pemblokiran domain sebagai permainan “kucing dan tikus”, karena ketika satu situs ditutup, banyak situs baru bermunculan dengan nama dan domain berbeda.
Baca juga: Cerita Sastia Prama Putri, Ilmuwan RI 21 Tahun di Jepang yang Bangga Berpaspor Indonesia
Melihat kondisi tersebut, timnya mencoba menawarkan pendekatan berbeda melalui GambitHunter. Alih-alih menargetkan domain situs, sistem ini berfokus pada pencarian rekening bank dan nomor telepon yang digunakan dalam proses deposit di situs judi online.
“Dari data tersebut, kita bisa mendapatkan informasi yang lebih jelas mengenai pelaku, sehingga aparat dapat bertindak lebih efektif,” tulis Reynaldo.
Secara teknis, GambitHunter terdiri dari dua komponen utama, yaitu eksplorasi dan ekstraksi. Pada tahap eksplorasi, agen sistem memanfaatkan mesin pencari web untuk mengumpulkan berbagai situs yang berpotensi berkaitan dengan aktivitas judi online.
Baca juga: Cerita Sastia Prama Putri, Ilmuwan RI 21 Tahun di Jepang yang Bangga Berpaspor Indonesia
Melihat kondisi tersebut, timnya mencoba menawarkan pendekatan berbeda melalui GambitHunter. Alih-alih menargetkan domain situs, sistem ini berfokus pada pencarian rekening bank dan nomor telepon yang digunakan dalam proses deposit di situs judi online.
“Dari data tersebut, kita bisa mendapatkan informasi yang lebih jelas mengenai pelaku, sehingga aparat dapat bertindak lebih efektif,” tulis Reynaldo.
Secara teknis, GambitHunter terdiri dari dua komponen utama, yaitu eksplorasi dan ekstraksi. Pada tahap eksplorasi, agen sistem memanfaatkan mesin pencari web untuk mengumpulkan berbagai situs yang berpotensi berkaitan dengan aktivitas judi online.
Lihat Juga :