Siapa Evelyn N. Wang? Profesor MIT yang Kembangkan Teknologi Ubah Udara Jadi Air Minum
Rabu, 11 Maret 2026 - 13:56 WIB
loading...
A
A
A
Ia juga pernah menjabat sebagai Associate Department Head for Operations di departemen yang sama pada 2017–2018. Selanjutnya, pada periode 2018 hingga 2022, Wang dipercaya memimpin Departemen Teknik Mesin MIT sebagai Department Head.
Pada 2023, Wang diangkat sebagai Direktur Advanced Research Projects Agency–Energy (ARPA-E), lembaga pemerintah Amerika Serikat yang mendukung penelitian teknologi energi. Ia memegang posisi tersebut hingga Januari 2025 sebelum kembali ke MIT dan menjalankan peran kepemimpinan baru di bidang energi dan iklim.
Salah satu penelitian Wang yang menarik perhatian dunia adalah teknologi pengambilan air dari udara. Tim risetnya mempelajari bagaimana material berpori dapat menyerap uap air di udara, lalu melepaskannya sebagai air cair ketika dipanaskan.
Dalam sistem prototipe yang dikembangkan timnya, material berpori menangkap kelembapan udara saat suhu lebih rendah. Ketika terkena panas matahari, uap air tersebut dilepaskan dan kemudian mengembun menjadi air cair yang bisa dikumpulkan.
Perangkat ini dirancang menggunakan energi panas matahari, bukan listrik. Para peneliti meyakini bahwa di masa depan teknologi ini dapat membantu rumah tangga atau komunitas menghasilkan air minum dalam skala kecil secara mandiri, terutama di wilayah dengan infrastruktur air yang terbatas.
Penelitian Wang menjadi bagian dari upaya ilmiah global untuk mencari solusi baru atas krisis air dunia. Meski teknologi atmospheric water harvesting masih terus dikembangkan, para peneliti optimistis inovasi ini berpotensi menjadi salah satu alternatif penting untuk memenuhi kebutuhan air bersih di masa depan.
Pada 2023, Wang diangkat sebagai Direktur Advanced Research Projects Agency–Energy (ARPA-E), lembaga pemerintah Amerika Serikat yang mendukung penelitian teknologi energi. Ia memegang posisi tersebut hingga Januari 2025 sebelum kembali ke MIT dan menjalankan peran kepemimpinan baru di bidang energi dan iklim.
Teknologi Mengubah Udara Menjadi Air Minum
Salah satu penelitian Wang yang menarik perhatian dunia adalah teknologi pengambilan air dari udara. Tim risetnya mempelajari bagaimana material berpori dapat menyerap uap air di udara, lalu melepaskannya sebagai air cair ketika dipanaskan.
Dalam sistem prototipe yang dikembangkan timnya, material berpori menangkap kelembapan udara saat suhu lebih rendah. Ketika terkena panas matahari, uap air tersebut dilepaskan dan kemudian mengembun menjadi air cair yang bisa dikumpulkan.
Perangkat ini dirancang menggunakan energi panas matahari, bukan listrik. Para peneliti meyakini bahwa di masa depan teknologi ini dapat membantu rumah tangga atau komunitas menghasilkan air minum dalam skala kecil secara mandiri, terutama di wilayah dengan infrastruktur air yang terbatas.
Penelitian Wang menjadi bagian dari upaya ilmiah global untuk mencari solusi baru atas krisis air dunia. Meski teknologi atmospheric water harvesting masih terus dikembangkan, para peneliti optimistis inovasi ini berpotensi menjadi salah satu alternatif penting untuk memenuhi kebutuhan air bersih di masa depan.
(nnz)
Lihat Juga :