Penerimaan Taruna Akpol 2026 Resmi Dibuka, Ini Tata Cara Pendaftarannya
Kamis, 12 Maret 2026 - 13:59 WIB
loading...
Penerimaan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) 2026 resmi dibuka. Foto/YouTube Humas Akpol.
A
A
A
JAKARTA - Penerimaan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) 2026 resmi dibuka oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Seleksi ini menjadi kesempatan bagi lulusan SMA/MA sederajat yang ingin menjadi perwira Polri dengan pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda).
Berdasarkan informasi dari laman resmi penerimaan.polri.go.id, Kamis (12/3/2026), kuota penerimaan Taruna Akpol 2026 sebanyak 300 orang. Pendaftaran dibuka hingga 30 Maret 2026 melalui situs resmi penerimaan.polri.go.id.
Baca juga: Mengenal 6 Pangkat Taruna Akpol, dari Cabhatar hingga Brigtar
Pendidikan Taruna Akpol berlangsung selama tiga tahun dan dilaksanakan di Akademi Kepolisian. Program ini terbuka bagi Warga Negara Indonesia (WNI) baik pria maupun wanita.
Calon peserta harus berusia minimal 18 tahun dan maksimal 21 tahun, tidak pernah dipidana karena melakukan kejahatan, serta wajib melampirkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
Selain itu, tinggi badan minimal yang dipersyaratkan adalah 165 cm untuk pria dan 163 cm untuk wanita. Pendidikan minimal adalah SMA/MA jurusan IPA, IPS, maupun Kurikulum Merdeka.
Baca juga: Kisah Kembar Taruna Akpol, Kakak 3 Kali Daftar Baru Diterima, Sang Adik Sekali Langsung Lolos
Peserta juga tidak boleh merupakan anggota atau mantan anggota Polri, TNI, maupun PNS, serta belum pernah mengikuti pendidikan di institusi Polri atau TNI.
a. Lulusan tahun 2021–2025 memiliki nilai rata-rata ijazah minimal 75,00 atau minimal B bagi yang menggunakan sistem alfabet.
(A = 80–89, B = 70–79, C = 60–69, D = 50–59)
b. Lulusan tahun 2026 akan ditentukan kemudian.
2. Ketentuan khusus Polda Papua, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya:
a. Lulusan tahun 2021–2025 memiliki nilai rata-rata ijazah minimal 70,00 atau minimal C bagi yang menggunakan alfabet.
b. Lulusan tahun 2026 akan ditentukan kemudian.
3. Lulusan tahun 2026 (masih kelas XII):
- Nilai rata-rata rapor semester V minimal 80,00 atau minimal A bagi yang menggunakan alfabet.
- Khusus Polda Papua, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya minimal 75,00 atau minimal B.
4. Ketentuan pendaftar usia 16 sampai kurang dari 17 tahun:
a. Lulusan tahun 2026 (kelas XII):
- Nilai rapor rata-rata semester V minimal 85,00
- Nilai Bahasa Inggris minimal 85,00
- Melampirkan sertifikat TOEFL minimal skor 500
b. Lulusan tahun 2025 atau sebelumnya:
- Nilai ijazah rata-rata minimal 85,00
- Nilai Bahasa Inggris minimal 85,00
- Melampirkan sertifikat TOEFL minimal skor 500
5. Pendaftar dari Pendidikan Diniyah Formal (PDF) dan Satuan Pendidikan Muadalah (SPM):
- Memiliki nilai kelulusan rata-rata Imtihan Wathoni atau ujian akhir Muadalah minimal 75,00 atau minimal B bagi yang menggunakan alfabet.
a. Pemeriksaan administrasi awal (MS/TMS)
b. Pemeriksaan kesehatan tahap I (MS/TMS)
c. Tes Psikologi tahap I menggunakan CAT
d. Tes Akademik menggunakan CAT meliputi:
- Pengetahuan Umum (termasuk UU Kepolisian)
- Wawasan Kebangsaan
(Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika,
Wawasan Nusantara, dan Kewarganegaraan)
- Penalaran Numerik
- Bahasa Indonesia
e. Ujian komputer (Microsoft Word, Excel, PowerPoint)
f. Tes Mental Ideologi (MI)
g. Pemeriksaan Elektrokardiografi (EKG)
h. Ujian kemampuan jasmani:
- Kesamaptaan A
- Kesamaptaan B
- Renang
- Pemeriksaan Anthropometrik
i. Sidang penetapan peserta ke kesehatan tahap II
j. Pemeriksaan kesehatan tahap II
k. Pendalaman PMK dan tes psikologi tahap II (wawancara)
l. Pemeriksaan administrasi akhir
m. Sidang terbuka penetapan kelulusan tingkat daerah
a. Pemeriksaan administrasi
b. Pemeriksaan kesehatan tahap I dan II (termasuk keswa)
c. Tes akademik (TPA dan Bahasa Inggris) menggunakan CAT
d. Tes psikologi wawancara
e. Pendalaman PMK
f. Ujian kemampuan jasmani:
- Kesamaptaan A
- Kesamaptaan B
- Kesamaptaan C
- Pemeriksaan Anthropometrik
g. Pemeriksaan penampilan
h. Sidang terbuka penetapan kelulusan tingkat pusat
2. Pilih jenis seleksi Taruna/Taruni Akpol.
3. Isi formulir registrasi online meliputi:
- NIK yang terdaftar di Disdukcapil
- Identitas pribadi
- Identitas orang tua
- Data lain yang diminta sistem.
4. Pastikan seluruh data yang diinput benar dan akurat.
5. Setelah registrasi berhasil, peserta akan mendapatkan:
- Nomor registrasi online
- Username
- Password untuk login dashboard peserta.
6. Cetak formulir registrasi online untuk proses verifikasi di Polres setempat.
7. Verifikasi harus dilakukan selama masa pendaftaran dan tidak ada perpanjangan waktu.
2. Jam layanan verifikasi: 08.00–16.00 waktu setempat.
3. Peserta wajib datang sendiri (tidak boleh diwakilkan).
4. Peserta akan melakukan perekaman wajah (face recognition).
Dokumen yang harus dibawa:
- KTP atau KIA (asli dan fotokopi)
- Kartu Keluarga (KK)
- Akta kelahiran
- Ijazah SD, SMP, SMA/MA dan transkrip nilai
- SKCK dari Polres
- Pas foto 4x6 latar merah sebanyak 10 lembar
- Surat persetujuan orang tua/wali
- Surat permohonan menjadi anggota Polri
- Surat pernyataan belum pernah menikah
- Daftar riwayat hidup
- Surat perjanjian ikatan dinas pertama
- Surat pernyataan tidak terikat instansi lain
- Surat pernyataan orang tua/wali memberikan data yang benar
- Surat pernyataan tidak melakukan KKN atau sponsorship
- Surat pernyataan tidak terlibat organisasi yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945
- Surat pernyataan tidak melanggar norma agama, sosial, kesusilaan, dan hukum.
Demikian informasi penerimaan Taruna Akpol 2026. Semoga bermanfaat.
Berdasarkan informasi dari laman resmi penerimaan.polri.go.id, Kamis (12/3/2026), kuota penerimaan Taruna Akpol 2026 sebanyak 300 orang. Pendaftaran dibuka hingga 30 Maret 2026 melalui situs resmi penerimaan.polri.go.id.
Baca juga: Mengenal 6 Pangkat Taruna Akpol, dari Cabhatar hingga Brigtar
Pendidikan Taruna Akpol berlangsung selama tiga tahun dan dilaksanakan di Akademi Kepolisian. Program ini terbuka bagi Warga Negara Indonesia (WNI) baik pria maupun wanita.
Calon peserta harus berusia minimal 18 tahun dan maksimal 21 tahun, tidak pernah dipidana karena melakukan kejahatan, serta wajib melampirkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
Selain itu, tinggi badan minimal yang dipersyaratkan adalah 165 cm untuk pria dan 163 cm untuk wanita. Pendidikan minimal adalah SMA/MA jurusan IPA, IPS, maupun Kurikulum Merdeka.
Baca juga: Kisah Kembar Taruna Akpol, Kakak 3 Kali Daftar Baru Diterima, Sang Adik Sekali Langsung Lolos
Peserta juga tidak boleh merupakan anggota atau mantan anggota Polri, TNI, maupun PNS, serta belum pernah mengikuti pendidikan di institusi Polri atau TNI.
Syarat Nilai Rapor Taruna Akpol 2026
1. Nilai kelulusan rata-rata:a. Lulusan tahun 2021–2025 memiliki nilai rata-rata ijazah minimal 75,00 atau minimal B bagi yang menggunakan sistem alfabet.
(A = 80–89, B = 70–79, C = 60–69, D = 50–59)
b. Lulusan tahun 2026 akan ditentukan kemudian.
2. Ketentuan khusus Polda Papua, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya:
a. Lulusan tahun 2021–2025 memiliki nilai rata-rata ijazah minimal 70,00 atau minimal C bagi yang menggunakan alfabet.
b. Lulusan tahun 2026 akan ditentukan kemudian.
3. Lulusan tahun 2026 (masih kelas XII):
- Nilai rata-rata rapor semester V minimal 80,00 atau minimal A bagi yang menggunakan alfabet.
- Khusus Polda Papua, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya minimal 75,00 atau minimal B.
4. Ketentuan pendaftar usia 16 sampai kurang dari 17 tahun:
a. Lulusan tahun 2026 (kelas XII):
- Nilai rapor rata-rata semester V minimal 85,00
- Nilai Bahasa Inggris minimal 85,00
- Melampirkan sertifikat TOEFL minimal skor 500
b. Lulusan tahun 2025 atau sebelumnya:
- Nilai ijazah rata-rata minimal 85,00
- Nilai Bahasa Inggris minimal 85,00
- Melampirkan sertifikat TOEFL minimal skor 500
5. Pendaftar dari Pendidikan Diniyah Formal (PDF) dan Satuan Pendidikan Muadalah (SPM):
- Memiliki nilai kelulusan rata-rata Imtihan Wathoni atau ujian akhir Muadalah minimal 75,00 atau minimal B bagi yang menggunakan alfabet.
Tahapan Tes Seleksi Taruna Akpol 2026
1. Tahapan seleksi tingkat daerah:
a. Pemeriksaan administrasi awal (MS/TMS)
b. Pemeriksaan kesehatan tahap I (MS/TMS)
c. Tes Psikologi tahap I menggunakan CAT
d. Tes Akademik menggunakan CAT meliputi:
- Pengetahuan Umum (termasuk UU Kepolisian)
- Wawasan Kebangsaan
(Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika,
Wawasan Nusantara, dan Kewarganegaraan)
- Penalaran Numerik
- Bahasa Indonesia
e. Ujian komputer (Microsoft Word, Excel, PowerPoint)
f. Tes Mental Ideologi (MI)
g. Pemeriksaan Elektrokardiografi (EKG)
h. Ujian kemampuan jasmani:
- Kesamaptaan A
- Kesamaptaan B
- Renang
- Pemeriksaan Anthropometrik
i. Sidang penetapan peserta ke kesehatan tahap II
j. Pemeriksaan kesehatan tahap II
k. Pendalaman PMK dan tes psikologi tahap II (wawancara)
l. Pemeriksaan administrasi akhir
m. Sidang terbuka penetapan kelulusan tingkat daerah
2. Tahapan seleksi tingkat pusat:
a. Pemeriksaan administrasi
b. Pemeriksaan kesehatan tahap I dan II (termasuk keswa)
c. Tes akademik (TPA dan Bahasa Inggris) menggunakan CAT
d. Tes psikologi wawancara
e. Pendalaman PMK
f. Ujian kemampuan jasmani:
- Kesamaptaan A
- Kesamaptaan B
- Kesamaptaan C
- Pemeriksaan Anthropometrik
g. Pemeriksaan penampilan
h. Sidang terbuka penetapan kelulusan tingkat pusat
Cara Daftar Taruna Akpol 2026 Secara Online
1. Buka website resmi penerimaan anggota Polri: https://penerimaan.polri.go.id2. Pilih jenis seleksi Taruna/Taruni Akpol.
3. Isi formulir registrasi online meliputi:
- NIK yang terdaftar di Disdukcapil
- Identitas pribadi
- Identitas orang tua
- Data lain yang diminta sistem.
4. Pastikan seluruh data yang diinput benar dan akurat.
5. Setelah registrasi berhasil, peserta akan mendapatkan:
- Nomor registrasi online
- Username
- Password untuk login dashboard peserta.
6. Cetak formulir registrasi online untuk proses verifikasi di Polres setempat.
7. Verifikasi harus dilakukan selama masa pendaftaran dan tidak ada perpanjangan waktu.
Tata Cara Verifikasi Berkas di Polres
1. Verifikasi dilakukan secara offline di Polres setempat.2. Jam layanan verifikasi: 08.00–16.00 waktu setempat.
3. Peserta wajib datang sendiri (tidak boleh diwakilkan).
4. Peserta akan melakukan perekaman wajah (face recognition).
Dokumen yang harus dibawa:
- KTP atau KIA (asli dan fotokopi)
- Kartu Keluarga (KK)
- Akta kelahiran
- Ijazah SD, SMP, SMA/MA dan transkrip nilai
- SKCK dari Polres
- Pas foto 4x6 latar merah sebanyak 10 lembar
- Surat persetujuan orang tua/wali
- Surat permohonan menjadi anggota Polri
- Surat pernyataan belum pernah menikah
- Daftar riwayat hidup
- Surat perjanjian ikatan dinas pertama
- Surat pernyataan tidak terikat instansi lain
- Surat pernyataan orang tua/wali memberikan data yang benar
- Surat pernyataan tidak melakukan KKN atau sponsorship
- Surat pernyataan tidak terlibat organisasi yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945
- Surat pernyataan tidak melanggar norma agama, sosial, kesusilaan, dan hukum.
Demikian informasi penerimaan Taruna Akpol 2026. Semoga bermanfaat.
(nnz)
Lihat Juga :