Jangan Kalap Saat Lebaran, Ini Dampak Makan Berlebihan Menurut Ahli Gizi UI
Jum'at, 20 Maret 2026 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, makanan tinggi lemak dan garam dapat meningkatkan kolesterol, tekanan darah, serta risiko penyakit jantung dan stroke. Kalori berlebih juga dapat menyebabkan kenaikan berat badan serta membuat tubuh mudah lelah dan mengantuk.
Meski demikian, menikmati hidangan Lebaran tidak berarti harus mengorbankan kesehatan. Kuncinya adalah menjaga keseimbangan. Hidangan khas seperti ketupat, opor ayam, gulai, atau rendang tetap dapat dinikmati, asalkan dalam porsi yang wajar.
Ambil makanan secukupnya, batasi konsumsi kue kering dan minuman manis, serta perbanyak konsumsi buah dan sayur. Cara ini dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan membuat tubuh merasa kenyang lebih lama.
“Lebaran seharusnya tetap menjadi momen kebersamaan yang menyenangkan. Dengan pola makan yang lebih bijak dan seimbang, masyarakat tetap dapat menikmati hidangan khas Idulfitri tanpa harus mengorbankan kesehatan,” jelas Prof. Sandra.
Selain mengatur porsi makan, penting untuk mencukupi kebutuhan air putih dan makan secara perlahan agar tubuh dapat mengenali rasa kenyang, serta tetap melakukan aktivitas ringan seperti berjalan kaki agar kebugaran dan keseimbangan energi terjaga. Ini dilakukan agar Lebaran dapat dirayakan bersama keluarga dalam kondisi tubuh yang sehat dan bugar.
Meski demikian, menikmati hidangan Lebaran tidak berarti harus mengorbankan kesehatan. Kuncinya adalah menjaga keseimbangan. Hidangan khas seperti ketupat, opor ayam, gulai, atau rendang tetap dapat dinikmati, asalkan dalam porsi yang wajar.
Ambil makanan secukupnya, batasi konsumsi kue kering dan minuman manis, serta perbanyak konsumsi buah dan sayur. Cara ini dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan membuat tubuh merasa kenyang lebih lama.
“Lebaran seharusnya tetap menjadi momen kebersamaan yang menyenangkan. Dengan pola makan yang lebih bijak dan seimbang, masyarakat tetap dapat menikmati hidangan khas Idulfitri tanpa harus mengorbankan kesehatan,” jelas Prof. Sandra.
Selain mengatur porsi makan, penting untuk mencukupi kebutuhan air putih dan makan secara perlahan agar tubuh dapat mengenali rasa kenyang, serta tetap melakukan aktivitas ringan seperti berjalan kaki agar kebugaran dan keseimbangan energi terjaga. Ini dilakukan agar Lebaran dapat dirayakan bersama keluarga dalam kondisi tubuh yang sehat dan bugar.
(nnz)
Lihat Juga :