Putra Suku Kokoda Dikukuhkan Jadi Imam Muda di Papua
Senin, 06 April 2026 - 16:57 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesehariannya, mahasantri angkatan ke-2 Cinta Quran Center itu aktif berkeliling dari satu rumah ke rumah lain untuk memenuhi undangan masyarakat sekaligus membagikan ilmu yang telah ia miliki. Dedikasinya pun mendapat kepercayaan lebih luas dengan penugasan resmi dari Kementerian Agama untuk mengisi khutbah Jumat di ratusan masjid di wilayah tersebut.
Bersama rekanya yang sama-sama alumni Cinta Quran Center asal Papua Fattah mulai merintis langkah jangka panjang dengan melakukan pembangunan Yayasan Rabiatul Milad, ke depannya diharapkan dapat menjadi payung hukum dalam pengembangan pendidikan yang fokus ilmu agama Islam (diniyah) sekaligus menjadi pusat pembinaan dakwah di kampung halamanya.
Meski demikian, Fattah menegaskan bahwa tantangan dakwah di Papua masih sangat besar dan membutuhkan dukungan lebih luas.
“Saat ini saya harus melayani dan membina kebutuhan spiritual sekitar 199 kepala keluarga. Dengan wilayah yang luas dan antusiasme masyarakat yang tinggi, kami masih sangat membutuhkan lebih banyak da’i di tanah Papua,” ungkap Fattah.
Perjalanan panjang Fattah sampai mendapat kepercayaan sebagai “Imam Muda” menjadi gambaran pentingnya pembinaan generasi muda untuk menjadi da’i dan penguasaan ilmu diniyah yang siap terjun ke masyarakat. Seperti yang dilakukan Cinta Quran Center untuk menyiapkan kader-kader dakwah.
Bersama rekanya yang sama-sama alumni Cinta Quran Center asal Papua Fattah mulai merintis langkah jangka panjang dengan melakukan pembangunan Yayasan Rabiatul Milad, ke depannya diharapkan dapat menjadi payung hukum dalam pengembangan pendidikan yang fokus ilmu agama Islam (diniyah) sekaligus menjadi pusat pembinaan dakwah di kampung halamanya.
Meski demikian, Fattah menegaskan bahwa tantangan dakwah di Papua masih sangat besar dan membutuhkan dukungan lebih luas.
“Saat ini saya harus melayani dan membina kebutuhan spiritual sekitar 199 kepala keluarga. Dengan wilayah yang luas dan antusiasme masyarakat yang tinggi, kami masih sangat membutuhkan lebih banyak da’i di tanah Papua,” ungkap Fattah.
Perjalanan panjang Fattah sampai mendapat kepercayaan sebagai “Imam Muda” menjadi gambaran pentingnya pembinaan generasi muda untuk menjadi da’i dan penguasaan ilmu diniyah yang siap terjun ke masyarakat. Seperti yang dilakukan Cinta Quran Center untuk menyiapkan kader-kader dakwah.
(nnz)
Lihat Juga :