Kenapa Masih Hujan Saat El Nino Godzilla? Ini Penjelasan Ahli IPB

Rabu, 08 April 2026 - 15:59 WIB
loading...
A A A
Terkait istilah “El Nino Godzilla” yang ramai diperbincangkan, Sonni menjelaskan bahwa istilah tersebut merujuk pada kategori super El Nino dengan intensitas sangat kuat relatif terhadap kejadian El Nino biasanya.

“El Nino Godzilla mengacu pada super El Nino, yakni saat suhu muka laut di Pasifik bisa naik sekitar 2,5 derajat Celcius bahkan lebih di atas kenaikan suhu muka laut pada kejadian El Nino biasa dan El Nino Godzilla ini biasanya berlangsung rata-rata selama satu tahunan ,” jelasnya.

Fenomena ini pernah terjadi pada tahun 1982, 1997, dan 2015, dengan dampak besar secara global seperti kekeringan ekstrem dan kebakaran hutan. Namun demikian, ia menilai kondisi saat ini masih berada pada kategori lemah hingga moderat. “Jujur saja, kekuatannya masih lemah ke moderat,” ujarnya.

Dalam analisisnya, ia juga mengaitkan potensi super El Nino (El Nino Godzilla) dengan aktivitas sunspot atau bintik hitam pada matahari. “Berdasarkan data sunspot dan data curah hujan di 72 stasiun di Pulau Jawa selama 35 tahun menunjukkan bahwa intensitas El Nino dapat diperkuat oleh sunspot."

Kemudian berdasarkan data sunspot dan data Nino 3.4 menunjukkan bahwa El Nino Godzilla selalu terjadi setelah sunspot maksimum. "Sunspot maksimum tahun 2025 berpotensi diikuti El Nino kuat pada 2026,” imbuhnya.

Meski begitu, ia menekankan bahwa kajian ini masih memerlukan data jangka panjang dan ruang yang lebih luas agar penjelasan ilmiahnya semakin kuat. Dengan demikian, masyarakat diimbau untuk tetap mengikuti informasi resmi dan memahami bahwa kondisi cuaca saat ini merupakan bagian dari proses transisi musim yang kompleks.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Distribusi MBG Dinilai...
Distribusi MBG Dinilai Bermasalah, Pakar IPB Tawarkan Solusi Berbasis KIP dan KIS
Bukan Pelangi Biasa,...
Bukan Pelangi Biasa, Ini Fakta Awan Warna-Warni di Jonggol Menurut Ahli IPB
Pantang Menyerah, Peserta...
Pantang Menyerah, Peserta UTBK 2026 Ini Ujian Pakai Kursi Roda di IPB
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Rekomendasi
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
5 Titik Demo di Jakarta...
5 Titik Demo di Jakarta Hari Ini, Bundaran HI hingga Gedung DPR
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Berita Terkini
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
OSN SMA Tingkat Kabupaten/Kota...
OSN SMA Tingkat Kabupaten/Kota 2026 Segera Dimulai, Simak Tata Tertibnya
Perbedaan SPMB Bersama...
Perbedaan SPMB Bersama dan PMB Sekolah Swasta Gratis Jakarta 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya
SPMB Banten 2026 Jenjang...
SPMB Banten 2026 Jenjang SMK Dibuka Hari Ini, Berikut Cara Daftarnya
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Infografis
Ini Penjelasan Warna...
Ini Penjelasan Warna Singa Putih Ternyata Bukan Albino
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved