Satkaara Berbagi 2026: Kolaborasi Sosial Inklusif untuk Teman Disabilitas
Senin, 13 April 2026 - 17:53 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Wisma Tuna Ganda Palsigunung, Kristanti, mengapresiasi kehadiran Satkaara Berbagi bersama para mitra. Menurutnya, dukungan yang diberikan tidak hanya berupa bantuan, tetapi juga perhatian dan kebersamaan yang sangat berarti.
Ia menjelaskan, sekitar 25 anak di wisma merupakan penyandang disabilitas ganda,sebagian telah berusia dewasa namun dengan perkembangan mental seperti anak-anak, dan banyak yang tidak lagi memiliki keluarga. Menurutnya, mereka tidak hanya membutuhkan perawatan, tetapi juga penerimaan dan kasih sayang, sehingga kegiatan seperti ini memberikan semangat baru, baik bagi anak-anak maupun para pendamping.
Direktur PT IDX Solusi Teknologi Informasi (IDXSTI), Asep Permata Suryana, turut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin. “Terima kasih kepada para pengurus Wisma Tuna Ganda Palsigunung atas dedikasi luar biasa dalam merawat dan mendampingi saudara-saudara kita. Terima kasih juga kepada Satkaara yang telah menghadirkan momen ini. Kami diingatkan bahwa berbagi bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang menghadirkan harapan,” ujar Asep.
Melalui cap tangan berwarna-warni di atas kanvas, setiap individu diajak untuk meninggalkan “jejak” yang merepresentasikan keberadaan, keberanian, dan keunikan mereka. Tidak hanya menjadi aktivitas kreatif, kegiatan ini juga menciptakan ruang aman bagi teman-teman disabilitas untuk mengekspresikan diri secara bebas dan bermakna.
“Setiap cap tangan yang tertinggal bukan hanya sekadar warna, tetapi juga cerita, semangat, dan harapan. Kami ingin menghadirkan pengalaman yang sederhana, namun dapat dikenang dan dirasakan dampaknya dalam jangka panjang,” ujar Inisiator Program Satkaara Berbagi, Ruth Andriani.
Ia menjelaskan, sekitar 25 anak di wisma merupakan penyandang disabilitas ganda,sebagian telah berusia dewasa namun dengan perkembangan mental seperti anak-anak, dan banyak yang tidak lagi memiliki keluarga. Menurutnya, mereka tidak hanya membutuhkan perawatan, tetapi juga penerimaan dan kasih sayang, sehingga kegiatan seperti ini memberikan semangat baru, baik bagi anak-anak maupun para pendamping.
Direktur PT IDX Solusi Teknologi Informasi (IDXSTI), Asep Permata Suryana, turut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin. “Terima kasih kepada para pengurus Wisma Tuna Ganda Palsigunung atas dedikasi luar biasa dalam merawat dan mendampingi saudara-saudara kita. Terima kasih juga kepada Satkaara yang telah menghadirkan momen ini. Kami diingatkan bahwa berbagi bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang menghadirkan harapan,” ujar Asep.
Melalui cap tangan berwarna-warni di atas kanvas, setiap individu diajak untuk meninggalkan “jejak” yang merepresentasikan keberadaan, keberanian, dan keunikan mereka. Tidak hanya menjadi aktivitas kreatif, kegiatan ini juga menciptakan ruang aman bagi teman-teman disabilitas untuk mengekspresikan diri secara bebas dan bermakna.
“Setiap cap tangan yang tertinggal bukan hanya sekadar warna, tetapi juga cerita, semangat, dan harapan. Kami ingin menghadirkan pengalaman yang sederhana, namun dapat dikenang dan dirasakan dampaknya dalam jangka panjang,” ujar Inisiator Program Satkaara Berbagi, Ruth Andriani.
(nnz)
Lihat Juga :