UGM Antisipasi Kecurangan UTBK SNBT 2026 dengan Teknologi dan Pengawasan Berlapis
Rabu, 22 April 2026 - 07:12 WIB
loading...
A
A
A
Untuk menjaga stabilitas sistem UTBK, UGM mengikuti rangkaian uji coba nasional serta alur pelaksanaan yang ditetapkan panitia pusat. Pengujian dilakukan dalam beberapa iterasi guna memastikan seluruh perangkat berfungsi optimal. Panitia juga menyiapkan unit komputer cadangan untuk mengantisipasi kendala teknis di lapangan.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran ujian berbasis komputer. “Kami memastikan setiap perangkat benar-benar siap digunakan, termasuk menyiapkan cadangan jika sewaktu-waktu diperlukan,” ujar Guru Besar Bidang Ilmu Rekayasa Perangkat Lunak ini.
Dalam mengantisipasi gangguan eksternal, UGM melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Pihak kampus telah berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil selama pelaksanaan UTBK. Selain itu, komunikasi dengan penyedia layanan internet juga dilakukan untuk menjaga kualitas koneksi.
Upaya ini menjadi bagian dari strategi mitigasi risiko yang telah disiapkan sebelumnya. “Koordinasi ini penting agar seluruh layanan pendukung tetap berjalan tanpa kendala selama ujian berlangsung,” jelasnya.
Ridi menambahkan bahwa mekanisme penentuan lokasi ujian juga mengalami penyesuaian pada tahun ini. Peserta tidak lagi memilih langsung pusat UTBK, melainkan hanya memilih lokasi ujian seperti kota. Selanjutnya, panitia pusat akan melakukan penentuan pusat UTBK secara acak, termasuk di UGM, UNY, UPN, maupun ISI Yogyakarta.
Kebijakan ini diterapkan untuk meningkatkan keamanan dan mengurangi potensi kecurangan yang terorganisasi. “Dengan sistem penempatan yang lebih terkontrol, kami ingin memastikan proses seleksi berjalan adil bagi semua peserta,” pungkasnya.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran ujian berbasis komputer. “Kami memastikan setiap perangkat benar-benar siap digunakan, termasuk menyiapkan cadangan jika sewaktu-waktu diperlukan,” ujar Guru Besar Bidang Ilmu Rekayasa Perangkat Lunak ini.
Dalam mengantisipasi gangguan eksternal, UGM melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Pihak kampus telah berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil selama pelaksanaan UTBK. Selain itu, komunikasi dengan penyedia layanan internet juga dilakukan untuk menjaga kualitas koneksi.
Upaya ini menjadi bagian dari strategi mitigasi risiko yang telah disiapkan sebelumnya. “Koordinasi ini penting agar seluruh layanan pendukung tetap berjalan tanpa kendala selama ujian berlangsung,” jelasnya.
Ridi menambahkan bahwa mekanisme penentuan lokasi ujian juga mengalami penyesuaian pada tahun ini. Peserta tidak lagi memilih langsung pusat UTBK, melainkan hanya memilih lokasi ujian seperti kota. Selanjutnya, panitia pusat akan melakukan penentuan pusat UTBK secara acak, termasuk di UGM, UNY, UPN, maupun ISI Yogyakarta.
Kebijakan ini diterapkan untuk meningkatkan keamanan dan mengurangi potensi kecurangan yang terorganisasi. “Dengan sistem penempatan yang lebih terkontrol, kami ingin memastikan proses seleksi berjalan adil bagi semua peserta,” pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :