Integrasi Budaya dan Keamanan: Emi Wiranto Raih Gelar Doktor dan Penghargaan MURI Kartini
Jum'at, 24 April 2026 - 14:22 WIB
loading...
Dr. Emi Wiranto, S.H., M.H., merupakan filantropis dan pegiat budaya nasional.
A
A
A
JAKARTA - Dr. Emi Wiranto, S.H., M.H., merupakan sosok filantropis dan pegiat budaya nasional yang mencatatkan pencapaian luar biasa. Hal tersebut mempertegas perannya sebagai penggerak kemanusiaan dan pelestari jati diri bangsa. Dr. Emi baru saja resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Kepolisian dari Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), sekaligus menerima penghargaan prestisius MURI Kartini atas dedikasinya yang berkelanjutan bagi masyarakat dan kebudayaan Indonesia.
Inovasi Akademik: Teori Nudge dalam Pemolisian Berbasis Budaya
Dalam sidang pra-promosi Doktoral yang berlangsung pada Senin, 13 April 2026, Dr. Emi berhasil mempertahankan disertasinya yang mengangkat topik revolusioner: “Inkorporasi Nudge dalam Model Pemolisian Kolaboratif”. Penelitian ini menawarkan perspektif baru dalam dunia keamanan, di mana pemeliharaan kebudayaan dipandang sebagai instrumen krusial bagi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
"Kebudayaan yang dirawat akan membentuk peradaban. Menjaga peradaban berarti menjaga Kamtibmas," ujar Dr. Emi dalam pemaparannya.
Penerima Penghargaan MURI Kartini
Penghargaan MURI Kartini diberikan kepada Dr. Emi sebagai bentuk pengakuan atas peran gandanya sebagai intelektual sekaligus praktisi sosial. Kiprahnya meliputi:
- Pelestarian Budaya: Menjadi tokoh penting dalam upaya pengajuan kebaya sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO.
- Filantropi Nyata: Mendirikan Yayasan Sekar Ayu Jiwanta, menyelenggarakan operasi katarak gratis bagi masyarakat prasejahtera, serta berbagai kegiatan sosial lainnya.
- Pendidikan: Mengembangkan sistem pembelajaran yang mengakar pada nilai luhur Indonesia untuk membentuk karakter generasi masa depan.
Inovasi Akademik: Teori Nudge dalam Pemolisian Berbasis Budaya
Dalam sidang pra-promosi Doktoral yang berlangsung pada Senin, 13 April 2026, Dr. Emi berhasil mempertahankan disertasinya yang mengangkat topik revolusioner: “Inkorporasi Nudge dalam Model Pemolisian Kolaboratif”. Penelitian ini menawarkan perspektif baru dalam dunia keamanan, di mana pemeliharaan kebudayaan dipandang sebagai instrumen krusial bagi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
"Kebudayaan yang dirawat akan membentuk peradaban. Menjaga peradaban berarti menjaga Kamtibmas," ujar Dr. Emi dalam pemaparannya.
Penerima Penghargaan MURI Kartini
Penghargaan MURI Kartini diberikan kepada Dr. Emi sebagai bentuk pengakuan atas peran gandanya sebagai intelektual sekaligus praktisi sosial. Kiprahnya meliputi:
- Pelestarian Budaya: Menjadi tokoh penting dalam upaya pengajuan kebaya sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO.
- Filantropi Nyata: Mendirikan Yayasan Sekar Ayu Jiwanta, menyelenggarakan operasi katarak gratis bagi masyarakat prasejahtera, serta berbagai kegiatan sosial lainnya.
- Pendidikan: Mengembangkan sistem pembelajaran yang mengakar pada nilai luhur Indonesia untuk membentuk karakter generasi masa depan.
Lihat Juga :