Ngkaji Pendidikan di Jogja: Ketika Pendidikan Lupa Memahami Manusia

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:47 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, data PIAAC OECD (2014–2015) menunjukkan kemampuan literasi mayoritas lulusan sarjana di Jakarta masih setara dengan lulusan SMP di Jepang atau negara-negara Skandinavia. Temuan ini memperlihatkan bahwa lamanya seseorang bersekolah tidak otomatis berbanding lurus dengan kualitas berpikirnya.

Rizal juga menyoroti rapuhnya struktur mental peserta didik sebagai akibat dari lingkungan belajar yang tidak melatih ketahanan berpikir. Laporan OECD menunjukkan siswa Indonesia mengalami tingkat perundungan lebih tinggi dibanding banyak negara lain (41% Indonesia vs 23% OECD), sekaligus memiliki growth mindset yang jauh lebih rendah (29% Indonesia vs 63% OECD).

Fenomena inilah yang kemudian Rizal ungkapkan sebagai “Schooling Without Learning”. Sekolah berjalan, tetapi belajar tidak benar-benar terjadi. Untuk menjelaskan persoalan tersebut, Rizal tidak memulai dari teori pendidikan konvensional.

Ia mengajak peserta memahami konsep entropi dalam hukum kedua termodinamika: bahwa segala sesuatu yang dibiarkan akan bergerak menuju ketidakteraturan. Es mencair. Bangunan rusak. Sistem runtuh. Dan menurut Rizal, pendidikan pun dapat mengalami hal serupa.

Ketika proses belajar berjalan otomatis tanpa refleksi dan kesadaran, sekolah perlahan berubah menjadi sistem yang sibuk menghasilkan kepatuhan, tetapi gagal membangun manusia yang sadar. Manusia dilatih sekadar menjadi “mesin pengulang”.

Ia kemudian mengaitkannya dengan teori dua sistem berpikir dari Daniel Kahneman: Sistem 1 yang cepat, otomatis, impulsif, dan berjalan seperti autopilot; serta Sistem 2 yang lambat, reflektif, dan sadar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kegiatan Pembelajaran...
Kegiatan Pembelajaran di Lokasi Bencana Sumatera Berlangsung 100 Persen, tapi Belum Ideal
Ngkaji Pendidikan GSM...
Ngkaji Pendidikan GSM Sebut Pendidikan Kehilangan Fondasi Kemanusiaan
Ngkaji Pendidikan GSM,...
Ngkaji Pendidikan GSM, Ketidakberpikiran Sumber Masalah atas Situasi Bangsa
Gandeng Pelita Harapan,...
Gandeng Pelita Harapan, Lippoland Hadirkan Lentera National School Park Serpong
Saksikan Diskusi Pendidikan...
Saksikan Diskusi Pendidikan Bermutu untuk Semua Ala Abdul Mu'ti di iNews TV Malam Ini
POSI Gelar Olimpiade...
POSI Gelar Olimpiade Sains di NTB, 638 Peserta NTB Tunjukkan Kemampuan
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Ponpes Darul Amanah...
Ponpes Darul Amanah Kendal Raih Penghargaan Digitalisasi Pesantren Terbaik di Indonesia
Dorong Pendidikan Bermutu,...
Dorong Pendidikan Bermutu, PKS Salurkan Bantuan dan Apresiasi Guru Inspiratif
Rekomendasi
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
10 Pesepak Bola Terkaya...
10 Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
SPMB Kota Bandung 2026...
SPMB Kota Bandung 2026 Tahap 1 Dibuka, Simak Kuota, Syarat, dan Jadwal
Daftar SD dan SMP Swasta...
Daftar SD dan SMP Swasta Gratis di SPMB Kota Semarang 2026, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Masih Dibuka hingga 11 Juni, Simak Jadwal Lengkapnya
SMUP Unpad 2026 Digelar...
SMUP Unpad 2026 Digelar Hari Ini, Cek Ketentuan yang Harus Dipatuhi
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
Jadwal Ujian SIMAK UI...
Jadwal Ujian SIMAK UI 2026 Ditambah, Catat Waktu dan Tata Tertibnya
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved