Kisah Salsabila, Anak Penjual Kelontong yang Lolos FEB UGM Jalur SNBP 2026
Selasa, 19 Mei 2026 - 14:47 WIB
loading...
A
A
A
Keinginan kuat untuk melanjutkan kuliah di UGM mendapat dukungan penuh dari sang ibu, Sri Indah (48). Sebagai orang tua, ia harus menghadapi berbagai tantangan demi memastikan putrinya bisa melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.
Sri Indah mengaku sempat merasa takut putrinya tidak diterima melalui jalur SNBP. Namun di tengah kekhawatiran tersebut, ia memilih terus mendukung pilihan putrinya dan percaya pada usaha yang telah dijalani selama ini. “Sangat senang dan bangga, Salsabila bisa masuk FEB UGM tanpa tes dan kuliah gratis. Ini merupakan jawaban doa-doa yang saya panjatkan selama ini,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca menahan perasaan bahagia bercampur haru.
Sri Indah sempat diliputi rasa cemas saat harus melepas putrinya merantau jauh dari kota kelahiran demi mengejar impian berkuliah di FEB UGM. Kendati demikian, ia terus meyakinkan dirinya dan sang putri untuk tetap kuat menjalani proses tersebut. Sebagai seorang ibu, Sri Indah berharap putrinya kelak dapat meraih kesuksesan.“Harapannya Salsabila selalu diberikan kemudahan dalam setiap langkah, dipermudah jalannya dalam menuntut ilmu,” harapnya.
Salsabila terlahir sebagai anak tunggal. Saat ini ia tinggal bersama dengan sang ibu yang membuka toko kelontong untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kebahagiaan Salsabila kian membuncah ketika ia mengetahui mendapatkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Pendidikan Unggul Bersubsidi 100% sehingga menjalani kuliah secara gratis.
“Yang jelas senang dan bersyukur karena bisa kuliah gratis dan meringankan keluarga mengingat ibu adalah satu-satunya tulang punggung keluarga,” pungkasnya.
Sri Indah mengaku sempat merasa takut putrinya tidak diterima melalui jalur SNBP. Namun di tengah kekhawatiran tersebut, ia memilih terus mendukung pilihan putrinya dan percaya pada usaha yang telah dijalani selama ini. “Sangat senang dan bangga, Salsabila bisa masuk FEB UGM tanpa tes dan kuliah gratis. Ini merupakan jawaban doa-doa yang saya panjatkan selama ini,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca menahan perasaan bahagia bercampur haru.
Sri Indah sempat diliputi rasa cemas saat harus melepas putrinya merantau jauh dari kota kelahiran demi mengejar impian berkuliah di FEB UGM. Kendati demikian, ia terus meyakinkan dirinya dan sang putri untuk tetap kuat menjalani proses tersebut. Sebagai seorang ibu, Sri Indah berharap putrinya kelak dapat meraih kesuksesan.“Harapannya Salsabila selalu diberikan kemudahan dalam setiap langkah, dipermudah jalannya dalam menuntut ilmu,” harapnya.
Salsabila terlahir sebagai anak tunggal. Saat ini ia tinggal bersama dengan sang ibu yang membuka toko kelontong untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kebahagiaan Salsabila kian membuncah ketika ia mengetahui mendapatkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Pendidikan Unggul Bersubsidi 100% sehingga menjalani kuliah secara gratis.
“Yang jelas senang dan bersyukur karena bisa kuliah gratis dan meringankan keluarga mengingat ibu adalah satu-satunya tulang punggung keluarga,” pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :