Hebat! Siswi MAN 1 Pekanbaru Diterima di 22 Universitas Luar Negeri, Kantongi 4 Beasiswa
Jum'at, 22 Mei 2026 - 07:08 WIB
loading...
A
A
A
Kepala MAN 1 Pekanbaru Norerlinda menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas capaian yang diraih kedua murid tersebut. Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras murid, dukungan orang tua, serta pendampingan intensif oleh Tim Bimbingan Konseling dan Guru.
“Alhamdulillah, capaian ini menjadi kebanggaan besar bagi MAN 1 Pekanbaru. Maryam telah menunjukkan bahwa murid madrasah mampu bersaing di tingkat internasional,” ujarnya.
Ia juga berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh murid MAN 1 Pekanbaru untuk terus meningkatkan kemampuan akademik, bahasa asing, dan keterampilan global lainnya.
Koordinator Bimbingan Konseling MAN 1 Pekanbaru, Yogi Nurfa Parmita Sari, menjelaskan bahwa proses persiapan menuju perguruan tinggi luar negeri membutuhkan konsistensi dan komitmen tinggi dari murid. Pendampingan dilakukan mulai dari pemilihan kampus, penyusunan personal statement dan persiapan dokumen.
“Pencapaian ini tidak diraih secara instan. Mereka melewati proses yang panjang dan penuh tantangan. Kami di BK berupaya mendampingi murid agar mampu menemukan potensi terbaiknya dan percaya diri untuk mendaftar ke kampus-kampus internasional,” jelasnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut juga menunjukkan bahwa akses pendidikan global semakin terbuka bagi murid madrasah yang memiliki tekad dan persiapan matang.
“Alhamdulillah, capaian ini menjadi kebanggaan besar bagi MAN 1 Pekanbaru. Maryam telah menunjukkan bahwa murid madrasah mampu bersaing di tingkat internasional,” ujarnya.
Ia juga berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh murid MAN 1 Pekanbaru untuk terus meningkatkan kemampuan akademik, bahasa asing, dan keterampilan global lainnya.
Koordinator Bimbingan Konseling MAN 1 Pekanbaru, Yogi Nurfa Parmita Sari, menjelaskan bahwa proses persiapan menuju perguruan tinggi luar negeri membutuhkan konsistensi dan komitmen tinggi dari murid. Pendampingan dilakukan mulai dari pemilihan kampus, penyusunan personal statement dan persiapan dokumen.
“Pencapaian ini tidak diraih secara instan. Mereka melewati proses yang panjang dan penuh tantangan. Kami di BK berupaya mendampingi murid agar mampu menemukan potensi terbaiknya dan percaya diri untuk mendaftar ke kampus-kampus internasional,” jelasnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut juga menunjukkan bahwa akses pendidikan global semakin terbuka bagi murid madrasah yang memiliki tekad dan persiapan matang.
(nnz)
Lihat Juga :