FSGI Kritisi Penyederhanaan Kurikulum yang Terkesan Tertutup, Ada Apa?

Senin, 21 September 2020 - 09:59 WIB
loading...
FSGI Kritisi Penyederhanaan...
Wakil Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Satriwan Salim. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Klarifikasi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim terkait polemik Penyederhanaan Kurikulum, salah satunya soal penghapusan mata pelajaran Sejarah yang disiarkan melalui YouTube menuai reaksi dari Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI).

FSGI mengkritisi proses uji publik penyederhanaan kurikulum yang disebut Nadiem tengah berlangsung saat ini."Kami merasakan tidak ada uji publik ya. Apa yang akan diuji publikkan?wong produknya belum ada. Nah, pernyataan Mas Nadiem ini berbeda dengan kenyataan sesungguhnya," kata Wasekjen FSGI, Satriwan Salim, Minggu (20/9/2020). (Baca juga: Menteri Nadiem Ingin Sejarah Menjadi Relevan dan Inspiratif )

Seharusnya, kata Satriwan, ada diskursus ke publik terkait isi penyederhanaan kurikulum ini. Kemendikbud juga wajib menyampaikan apa dan bagaimana isi draf Rancangan Penyederhanaan Kurikulum yang dimaksud."Agar ada diskursus wacana, dialog antara pemerintah dengan semua pemangku kepentingan," terangnya.

Satriwan meminta Kemendikbud percaya diri dalam menyampaikan draf-draf penyederhanaan kurikulum tersebut. Bagaimana alasan filosofis, akademis, pedagogis, dan sosiologis yang diambil dalam penyederhanaan kurikulum tersebut.

"Sampaikan ke masyarakat, libatkan asosiasi guru mata pelajaran, organisasi guru, LPTK (Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan), orang tua siswa dan sebagainya. Jangan hanya berdiskusi dengan think tank dari kelompok-kelompok tertentu saja," sebut Satriwan. (Baca juga: Rujukan Generasi Muda, Pelajaran Sejarah Wajib Ada di Sekolah Menengah )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
18 Sekolah Ikut Kejuaraan...
18 Sekolah Ikut Kejuaraan Fun Atletik ABK 2026, Dorong Olahraga Inklusif di Indonesia
KGSB dan Prodi Ilmu...
KGSB dan Prodi Ilmu Komunikasi UAI Perkuat Kapasitas Guru Lewat Public Relations Workshop
Kemendikdasmen Ungkap...
Kemendikdasmen Ungkap Alasan Jadwal TKA SMA 2026 Dimajukan
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA...
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA Tahun 2026
Aturan Seragam Sekolah...
Aturan Seragam Sekolah 2026: Panduan Lengkap SD, SMP, hingga SMA/SMK
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Rekomendasi
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
Komedian Temon Meninggal...
Komedian Temon Meninggal Dunia, Rumah Duka Dipenuhi Pelayat dan Rekan Artis
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Berita Terkini
28 Perguruan Tinggi...
28 Perguruan Tinggi Malaysia Buka Peluang Studi bagi Mahasiswa Indonesia
Rangkaian Kegiatan MPLS...
Rangkaian Kegiatan MPLS SD, SMP, dan SMA/SMK 2026, Orang Tua Wajib Tahu!
Iskandar Zulkarnain...
Iskandar Zulkarnain Tawarkan Model Hukum Baru Hubungan Kerja Dokter-Rumah Sakit yang Adaptif
Digelar 5 Hari, Ini...
Digelar 5 Hari, Ini Rangkaian Kegiatan MPLS 2026 untuk Murid TK
18 Sekolah Ikut Kejuaraan...
18 Sekolah Ikut Kejuaraan Fun Atletik ABK 2026, Dorong Olahraga Inklusif di Indonesia
Jalur Mandiri Ujian...
Jalur Mandiri Ujian Tulis UNJ 2026 Masih Buka Pendaftaran, Simak Persyaratannya
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved