Peneliti Universitas Jember Buktikan Tanaman Liar Kalimantan Efektif Turunkan Gula Darah

Rabu, 03 Juni 2026 - 20:00 WIB
loading...
A A A
"Saya sudah meneliti tanaman obat hampir 20 tahun, Ekstrak tanaman ini termasuk unik, serta memiliki kandungan polifenol yang sangat tinggi,” tutur Prof. Ari.

Sebelumnya, tim telah menyaring 28 jenis sayuran Indonesia, dari kenikir, terong, kangkung, hingga kelor untuk mencari kandidat antidiabetes. Namun, tidak ada yang menunjukkan potensi sekuat Tawas Ut. Setelah uji laboratorium menunjukkan hasil yang menonjol, tim memutuskan melanjutkan penelitian hingga tahap uji hewan yang selesai dilaksanakan pada 2024.

Secara sederhana, tanaman ini bekerja dengan cara menghambat enzim pemecah karbohidrat menjadi gula di dalam usus. “Tanaman ini memiliki komponen fenolik dan antioksidan yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Ia menghambat pemecahan karbohidrat menjadi gula, sehingga jumlah gula yang masuk ke aliran darah pun berkurang,” jelas Prof. Ari.

Enzim yang dihambat bernama alfa-glukosidase, yaitu enzim yang bekerja di usus halus untuk mengurai karbohidrat menjadi glukosa sebelum diserap ke dalam darah. Ibarat pintu gerbang yang mengatur lalu lintas gula, tanaman ini “mengunci” pintu tersebut agar lonjakan gula setelah makan tidak terlalu tinggi. Mekanisme serupa juga digunakan oleh Acarbose, obat antidiabetes yang telah lama digunakan secara klinis.

Pada uji laboratorium, ekstrak akar Tawas Ut terbukti jauh lebih efisien dalam menghambat enzim pemecah karbohidrat dibandingkan Acarbose. Untuk menghasilkan efek yang sama, Tawas Ut hanya membutuhkan dosis hampir 5 kali lebih kecil. Semakin kecil dosis yang diperlukan untuk menghasilkan efek tertentu, semakin kuat aktivitas suatu zat aktif.

Keampuhan ini kemudian diuji secara langsung pada tikus yang telah diinduksi diabetes. Hasilnya, dalam 14 hari pengobatan, kadar gula darah tikus turun hingga 57 persen, lebih tinggi dibandingkan Glibenklamid, obat diabetes lain yang juga umum diresepkan dokter, yang hanya mencapai penurunan sekitar 44 persen.

Ekstrak ini juga membantu menurunkan kadar lemak darah, dengan penurunan trigliserida hampir 40 persen dan kolesterol sekitar 28 persen. Temuan ini penting karena penderita diabetes kerap mengalami gangguan metabolik lain secara bersamaan, termasuk tingginya kadar lemak dalam darah.

Pemeriksaan tambahan pada jaringan hati tikus juga menunjukkan hasil yang menggembirakan. Kerusakan sel hati pada kelompok yang diberi ekstrak Tawas Ut jauh lebih ringan dibandingkan dengan kelompok yang tidak mendapat pengobatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa tanaman tersebut tidak hanya berpotensi menurunkan kadar gula, tetapi juga membantu melindungi hati dari kerusakan akibat diabetes.

Meski demikian, seluruh hasil penelitian ini masih berasal dari uji laboratorium dan uji pada hewan percobaan. Sebelum Tawas Ut dapat digunakan secara luas pada manusia, masih diperlukan serangkaian uji klinis lebih lanjut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Robot Lahbako-San Antar...
Robot Lahbako-San Antar UNEJ Jadi Juara Tiga KRAI 2026
Poltekkes Jakarta II...
Poltekkes Jakarta II Edukasi Lansia Diabetes soal Manfaat Gigi Tiruan di Kelurahan Pancoran
BRIN Buka Program Magang...
BRIN Buka Program Magang Riset dan Non Riset 2026, Ini Jadwal dan Persyaratannya
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Sering Dikira Daki,...
Sering Dikira Daki, Bercak Hitam di Leher Bisa Jadi Tanda Resistensi Insulin
Top Innovation Choice...
Top Innovation Choice Award 2026: Pengakuan atas Komitmen mGanik dalam Inovasi Penanganan Diabetes
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
Rekomendasi
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
Kemendes-Asosiasi Desa...
Kemendes-Asosiasi Desa Gelar Seminar, Mendes Yandri: KDKMP Tak Akan Mematikan UMKM
Ungkap Banyak Kejanggalan,...
Ungkap Banyak Kejanggalan, Munarman Minta KY dan MA Awasi Sidang Banding MNC Asia Vs CMNP
Berita Terkini
Sudah Lulus tapi Status...
Sudah Lulus tapi Status Belum Eligible Magang Nasional 2026? Ini Penyebab yang Sering Terjadi
MNC University Edukasi...
MNC University Edukasi Siswa Baru SMPN 72 Jakarta tentang Bijak Bermedia Sosial
ABP PTSI Gelar Munas...
ABP PTSI Gelar Munas VI, Bahas Strategi Penguatan Tata Kelola Perguruan Tinggi Swasta
Jalur Ujian Mandiri...
Jalur Ujian Mandiri Undip 2026 Kembali Dibuka, Nilai UTBK Jadi Syarat Seleksi
Lowongan Kerja Bank...
Lowongan Kerja Bank BRI Juli 2026, Dibutuhkan Lulusan S1-S2 Berbagai Jurusan
Kisah Tiara, Anak Penjual...
Kisah Tiara, Anak Penjual Keripik yang Sukses Wujudkan Mimpi Kuliah Kedokteran di UGM
Infografis
9 Manfaat Kacang Hitam,...
9 Manfaat Kacang Hitam, Bisa Membantu Mengatur Gula Darah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved