Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
Kamis, 04 Juni 2026 - 15:22 WIB
loading...
A
A
A
Proses verifikasi dan validasi dokumen berlangsung pada 8 sampai 12 Juni 2026. Panitia akan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh dokumen dan data yang telah diunggah peserta untuk memastikan kesesuaiannya.
Hasil seleksi akan diumumkan pada 15 Juni 2026. Calon murid dapat melihat status kelulusan dan penerimaan pada sekolah tujuan melalui sistem SPMB.
Bagi peserta yang dinyatakan diterima, tahap daftar ulang akan dilaksanakan pada 17 hingga 18 Juni 2026 sebagai bentuk konfirmasi penerimaan sekaligus penyelesaian administrasi sekolah.
Pada jalur domisili, seleksi dilakukan berdasarkan penggabungan skor usia dan skor jarak rumah ke sekolah.
Untuk skor usia, calon murid yang berusia lebih dari 7 tahun memperoleh skor tertinggi sebesar 7,00. Sementara usia 6 tahun 11 bulan memperoleh skor 6,11 dan terus menurun hingga usia 6 tahun tepat yang mendapatkan skor 6,00. Adapun calon murid yang diterima melalui pengecualian usia minimal 5 tahun 6 bulan mendapatkan skor usia 0,00.
Selain usia, skor juga ditentukan berdasarkan jarak rumah ke sekolah yang dihitung menggunakan metode titik garis lurus dari lokasi rumah menuju sekolah tujuan.
Calon murid yang tinggal dalam radius 0 hingga 150 meter memperoleh skor jarak tertinggi sebesar 0,10. Radius lebih dari 150 hingga 250 meter memperoleh skor 0,08, radius lebih dari 250 hingga 500 meter memperoleh skor 0,06, radius lebih dari 500 hingga 1.000 meter memperoleh skor 0,04, dan radius di atas 1.000 meter memperoleh skor 0,02. Sementara calon murid dari luar Kota Bogor mendapatkan skor jarak 0,00.
Hasil seleksi akan diumumkan pada 15 Juni 2026. Calon murid dapat melihat status kelulusan dan penerimaan pada sekolah tujuan melalui sistem SPMB.
Bagi peserta yang dinyatakan diterima, tahap daftar ulang akan dilaksanakan pada 17 hingga 18 Juni 2026 sebagai bentuk konfirmasi penerimaan sekaligus penyelesaian administrasi sekolah.
Sistem Skor Usia dan Jarak pada Jalur Domisili
Pada jalur domisili, seleksi dilakukan berdasarkan penggabungan skor usia dan skor jarak rumah ke sekolah.
Untuk skor usia, calon murid yang berusia lebih dari 7 tahun memperoleh skor tertinggi sebesar 7,00. Sementara usia 6 tahun 11 bulan memperoleh skor 6,11 dan terus menurun hingga usia 6 tahun tepat yang mendapatkan skor 6,00. Adapun calon murid yang diterima melalui pengecualian usia minimal 5 tahun 6 bulan mendapatkan skor usia 0,00.
Selain usia, skor juga ditentukan berdasarkan jarak rumah ke sekolah yang dihitung menggunakan metode titik garis lurus dari lokasi rumah menuju sekolah tujuan.
Calon murid yang tinggal dalam radius 0 hingga 150 meter memperoleh skor jarak tertinggi sebesar 0,10. Radius lebih dari 150 hingga 250 meter memperoleh skor 0,08, radius lebih dari 250 hingga 500 meter memperoleh skor 0,06, radius lebih dari 500 hingga 1.000 meter memperoleh skor 0,04, dan radius di atas 1.000 meter memperoleh skor 0,02. Sementara calon murid dari luar Kota Bogor mendapatkan skor jarak 0,00.
(nnz)
Lihat Juga :