Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Sabtu, 06 Juni 2026 - 08:18 WIB
loading...
A
A
A
Fajar menegaskan bahwa pemerintah menargetkan pada tahun 2028 tidak ada lagi sekolah dengan kerusakan berat di Indonesia, baik tingkat Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Madrasah Aliyah, maupun Sekolah Menengah Kejuruan.
Selain mempercepat revitalisasi sekolah, pemerintah juga mendorong transformasi digital pembelajaran. Pada tahun 2025 pemerintah telah mendistribusikan 288.000 unit Interactive Flat Panel (IFP) ke satuan pendidikan di seluruh Indonesia dan menargetkan penambahan hingga 800.000 unit pada tahun 2026.
Baca juga: Pemulihan Pascabencana, 3.084 Sekolah di Sumatera Direvitalisasi
Sebelum menghadiri kegiatan peresmian revitalisasi, Fajar Riza Ul Haq meninjau SD Negeri 3 Sembung Gede yang bangunannya telah dibongkar setelah mengalami ambruk dan membahayakan keselamatan warga sekolah.
Akibat kondisi tersebut, peserta didik untuk sementara waktu menjalani pembelajaran di ruang-ruang darurat, termasuk di perpustakaan sekolah. Menyikapi kondisi itu, Fajar meminta jajarannya agar sekolah tersebut diprioritaskan dalam program revitalisasi tahun 2026. Langkah tersebut menunjukkan respons cepat pemerintah terhadap kebutuhan sekolah yang ditemukan langsung di lapangan.
Selain mempercepat revitalisasi sekolah, pemerintah juga mendorong transformasi digital pembelajaran. Pada tahun 2025 pemerintah telah mendistribusikan 288.000 unit Interactive Flat Panel (IFP) ke satuan pendidikan di seluruh Indonesia dan menargetkan penambahan hingga 800.000 unit pada tahun 2026.
Baca juga: Pemulihan Pascabencana, 3.084 Sekolah di Sumatera Direvitalisasi
Sebelum menghadiri kegiatan peresmian revitalisasi, Fajar Riza Ul Haq meninjau SD Negeri 3 Sembung Gede yang bangunannya telah dibongkar setelah mengalami ambruk dan membahayakan keselamatan warga sekolah.
Akibat kondisi tersebut, peserta didik untuk sementara waktu menjalani pembelajaran di ruang-ruang darurat, termasuk di perpustakaan sekolah. Menyikapi kondisi itu, Fajar meminta jajarannya agar sekolah tersebut diprioritaskan dalam program revitalisasi tahun 2026. Langkah tersebut menunjukkan respons cepat pemerintah terhadap kebutuhan sekolah yang ditemukan langsung di lapangan.
Lihat Juga :