Jago STEAM, Tim SMPK 4 PENABUR Raih Prestasi di Kompetisi Internasional
Kamis, 11 Juni 2026 - 13:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ukir Sejarah, Siswa Indonesia Raih 4 Medali di Olimpiade AI Internasional
“Ada juga bagian di mana kami menjelaskan cara mengatasi masalah tersebut menggunakan prototipe yang telah kami buat dan terbukti berhasil. Semua bagian tersebut dimasukkan dalam bentuk presentasi di Canva. Kemudian, dalam website kami menulis definisi dan cara mengatasi masalah, begitu juga di Canva dan dalam video YouTube.” jelas Hanna.
Hanna dan tim mengaku kaget dan senang dapat meraih posisi pertama dengan dua perolehan lainnya yang mengikuti.
“Kami sangat kaget dan senang tentunya bisa meraih tiga penghargaan dalam kompetisi ini. Alasannya karena persiapan yang tim kami lakukan itu relatif sangat pendek hanya 1-2 bulan. Oleh karena itu, berhasil memenangkan kompetisi ini merupakan anugerah dari Tuhan dan menjadi kebanggan bagi sekolah kami.” ungkap Hanna.
Selama melakukan persiapan, Hanna dan teman-teman tim mengawali dengan mencari inspirasi makhluk hidup apa yang akan dijadikan ide dan diajukan untuk kompetisi BYDC. Selama prosesnya, setiap siswa mendapat dukungan penuh dari guru-guru di sekolah.
“Ada Sir Okky yang menjadi pendamping lomba, Miss Angel dan Miss melati yang mendampingi dalam penelitian, serta Sir Rico yang berperan sebagai penasihat dalam proyek yang kami lakukan.” ujar Hanna.
Hanna juga menuturkan bagaimana tim dapat terbentuk dan fungsi tugas masing-masing anggota.
“Ada juga bagian di mana kami menjelaskan cara mengatasi masalah tersebut menggunakan prototipe yang telah kami buat dan terbukti berhasil. Semua bagian tersebut dimasukkan dalam bentuk presentasi di Canva. Kemudian, dalam website kami menulis definisi dan cara mengatasi masalah, begitu juga di Canva dan dalam video YouTube.” jelas Hanna.
Hanna dan tim mengaku kaget dan senang dapat meraih posisi pertama dengan dua perolehan lainnya yang mengikuti.
“Kami sangat kaget dan senang tentunya bisa meraih tiga penghargaan dalam kompetisi ini. Alasannya karena persiapan yang tim kami lakukan itu relatif sangat pendek hanya 1-2 bulan. Oleh karena itu, berhasil memenangkan kompetisi ini merupakan anugerah dari Tuhan dan menjadi kebanggan bagi sekolah kami.” ungkap Hanna.
Selama melakukan persiapan, Hanna dan teman-teman tim mengawali dengan mencari inspirasi makhluk hidup apa yang akan dijadikan ide dan diajukan untuk kompetisi BYDC. Selama prosesnya, setiap siswa mendapat dukungan penuh dari guru-guru di sekolah.
“Ada Sir Okky yang menjadi pendamping lomba, Miss Angel dan Miss melati yang mendampingi dalam penelitian, serta Sir Rico yang berperan sebagai penasihat dalam proyek yang kami lakukan.” ujar Hanna.
Hanna juga menuturkan bagaimana tim dapat terbentuk dan fungsi tugas masing-masing anggota.
Lihat Juga :