Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Kamis, 11 Juni 2026 - 15:45 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Pijar Foundation akan membawa kurikulum, modul, platform pembelajaran berbasis industri, asesmen berbasis proyek, pendampingan teknis, serta jaringan mitra dunia usaha dan dunia industri yang dikembangkan melalui Future Talent Hub.
Dengan pembagian peran tersebut, Future Talent Hub dan PRIMA Magang PTKI tidak berjalan sebagai dua program yang terpisah. Keduanya akan dihubungkan untuk membentuk satu rangkaian pembelajaran dan pengalaman kerja yang membantu mahasiswa mempersiapkan transisi dari kampus ke dunia profesional.
Prof. Dr. Phil. H. Syahiron Syamsuddin, M.A., Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia, menyampaikan bahwa perguruan tinggi perlu menyeimbangkan penguasaan akademik dengan keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja.
“Mahasiswa tidak cukup hanya menguasai teori, tetapi juga perlu memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri, termasuk kemampuan digital. Kerja sama dengan Pijar Foundation menjadi terobosan penting untuk memperluas kesempatan magang bagi mahasiswa PTKI agar mereka memperoleh keterampilan tambahan dan lebih siap memasuki dunia kerja setelah lulus,” ujar Prof. Syahiron, melalui siaran pers, Kamis (11/6/2026).
Pada periode 2024–2026, Future Talent Hub menargetkan hingga 1.000 mahasiswa dari ekosistem pendidikan tinggi keagamaan, 11 kampus Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) di bawah LPTNU, jaringan Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI-NU), Ma’had Aly, serta beragam institusi pendidikan tinggi yang menjadi bagian dari ekosistem Nahdlatul Ulama.
Program ini menjangkau mahasiswa dari berbagai daerah, termasuk mereka yang belum banyak memperoleh akses terhadap jejaring industri dan peluang karier digital.
Dengan pembagian peran tersebut, Future Talent Hub dan PRIMA Magang PTKI tidak berjalan sebagai dua program yang terpisah. Keduanya akan dihubungkan untuk membentuk satu rangkaian pembelajaran dan pengalaman kerja yang membantu mahasiswa mempersiapkan transisi dari kampus ke dunia profesional.
Prof. Dr. Phil. H. Syahiron Syamsuddin, M.A., Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia, menyampaikan bahwa perguruan tinggi perlu menyeimbangkan penguasaan akademik dengan keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja.
“Mahasiswa tidak cukup hanya menguasai teori, tetapi juga perlu memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri, termasuk kemampuan digital. Kerja sama dengan Pijar Foundation menjadi terobosan penting untuk memperluas kesempatan magang bagi mahasiswa PTKI agar mereka memperoleh keterampilan tambahan dan lebih siap memasuki dunia kerja setelah lulus,” ujar Prof. Syahiron, melalui siaran pers, Kamis (11/6/2026).
Pada periode 2024–2026, Future Talent Hub menargetkan hingga 1.000 mahasiswa dari ekosistem pendidikan tinggi keagamaan, 11 kampus Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) di bawah LPTNU, jaringan Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI-NU), Ma’had Aly, serta beragam institusi pendidikan tinggi yang menjadi bagian dari ekosistem Nahdlatul Ulama.
Program ini menjangkau mahasiswa dari berbagai daerah, termasuk mereka yang belum banyak memperoleh akses terhadap jejaring industri dan peluang karier digital.
Lihat Juga :