Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
Kamis, 25 Juni 2026 - 11:20 WIB
loading...
A
A
A
Demi memenuhi kebutuhan ia dan membantu kelarganya, alumni SMKN 1 Klaten tersebut juga merintis usaha bimbingan belajar, toko alat tulis, dan mini percetakan di rumah.
Baca juga: Kisah Tabitha Ayu, Dari Hobi Seni Jadi Lulusan Terbaik Unesa dengan IPK 3,96
Warga Sidorejo, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah tersebut mengaku tantangan terbesar selama kuliah adalah beradaptasi dengan sistem pembelajaran di perguruan tinggi yang menuntut kemampuan berpikir kritis, kemandirian, serta manajemen waktu yang baik.
Di saat bersamaan, ia juga harus menyelesaikan berbagai tanggung jawab di luar kampus. "Sering kali saya harus membagi waktu antara mengerjakan tugas kuliah, bekerja, dan mengurus usaha. Tidak mudah, tetapi saya percaya semua bisa dijalani dengan disiplin dan komitmen" katanya, dikutip dari laman UNY, Kamis (25/6/2026).
Alih-alih menjadikan tantangan sebagai beban, Maryanti memilih menjadikannya sebagai pemacu semangat. Baginya, setiap kesulitan merupakan kesempatan untuk terus berkembang dan memperkuat kedisiplinan diri. “Setiap tantangan selama kuliah saya jadikan motivasi untuk terus berkembang, meningkatkan kedisiplinan, dan memperkuat semangat dalam mencapai tujuan,” tambahnya.
Baca juga: Kisah Tabitha Ayu, Dari Hobi Seni Jadi Lulusan Terbaik Unesa dengan IPK 3,96
Warga Sidorejo, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah tersebut mengaku tantangan terbesar selama kuliah adalah beradaptasi dengan sistem pembelajaran di perguruan tinggi yang menuntut kemampuan berpikir kritis, kemandirian, serta manajemen waktu yang baik.
Di saat bersamaan, ia juga harus menyelesaikan berbagai tanggung jawab di luar kampus. "Sering kali saya harus membagi waktu antara mengerjakan tugas kuliah, bekerja, dan mengurus usaha. Tidak mudah, tetapi saya percaya semua bisa dijalani dengan disiplin dan komitmen" katanya, dikutip dari laman UNY, Kamis (25/6/2026).
Alih-alih menjadikan tantangan sebagai beban, Maryanti memilih menjadikannya sebagai pemacu semangat. Baginya, setiap kesulitan merupakan kesempatan untuk terus berkembang dan memperkuat kedisiplinan diri. “Setiap tantangan selama kuliah saya jadikan motivasi untuk terus berkembang, meningkatkan kedisiplinan, dan memperkuat semangat dalam mencapai tujuan,” tambahnya.
Lihat Juga :