KGSB dan Prodi Ilmu Komunikasi UAI Perkuat Kapasitas Guru Lewat Public Relations Workshop
Kamis, 09 Juli 2026 - 16:30 WIB
loading...
A
A
A
Kegiatan workshop ini menghadirkan tiga dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Al Azhar Indonesia dengan materi yang saling terintegrasi.
Sesi pertama disampaikan oleh Kussusanti mengenai Peran Guru dalam Menjaga Nama Baik Sekolah. Peserta mempelajari perubahan lanskap komunikasi pendidikan, fungsi strategis humas sekolah, peran guru sebagai representasi citra sekolah, serta langkah-langkah menyusun komunikasi yang lebih terencana, proaktif, dan berbasis kebutuhan para pemangku kepentingan.
Selanjutnya, Ruvira Arindita membawakan materi Image Building: Audit Identitas dan Citra Harapan Sekolah. Pada sesi ini peserta diajak memahami bagaimana citra sekolah terbentuk di benak masyarakat, melakukan audit identitas sekolah, mengenali kesenjangan antara identitas dan persepsi publik, hingga merumuskan citra yang ingin dibangun sebagai dasar penyusunan strategi komunikasi sekolah.
Workshop kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik bersama Safira Hasna melalui materi Content Planning. Peserta belajar membuat konten media sosial sekolah menggunakan perangkat sederhana, mulai dari teknik pengambilan foto dan video, penyusunan caption yang efektif, pemilihan hashtag, hingga menghasilkan konten yang siap dipublikasikan sesuai identitas sekolah.
Dengan pendekatan yang aplikatif, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual mengenai Public Relations, tetapi juga menghasilkan rancangan komunikasi yang dapat langsung diterapkan di sekolah masing-masing.
Sesi pertama disampaikan oleh Kussusanti mengenai Peran Guru dalam Menjaga Nama Baik Sekolah. Peserta mempelajari perubahan lanskap komunikasi pendidikan, fungsi strategis humas sekolah, peran guru sebagai representasi citra sekolah, serta langkah-langkah menyusun komunikasi yang lebih terencana, proaktif, dan berbasis kebutuhan para pemangku kepentingan.
Selanjutnya, Ruvira Arindita membawakan materi Image Building: Audit Identitas dan Citra Harapan Sekolah. Pada sesi ini peserta diajak memahami bagaimana citra sekolah terbentuk di benak masyarakat, melakukan audit identitas sekolah, mengenali kesenjangan antara identitas dan persepsi publik, hingga merumuskan citra yang ingin dibangun sebagai dasar penyusunan strategi komunikasi sekolah.
Workshop kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik bersama Safira Hasna melalui materi Content Planning. Peserta belajar membuat konten media sosial sekolah menggunakan perangkat sederhana, mulai dari teknik pengambilan foto dan video, penyusunan caption yang efektif, pemilihan hashtag, hingga menghasilkan konten yang siap dipublikasikan sesuai identitas sekolah.
Dengan pendekatan yang aplikatif, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual mengenai Public Relations, tetapi juga menghasilkan rancangan komunikasi yang dapat langsung diterapkan di sekolah masing-masing.
(nnz)
Lihat Juga :