IPDN Mewisuda 1.404 Mahasiswa, Mendagri: Telah Lahir Ilmuwan di Bidang Pemerintahan
Minggu, 26 Juli 2026 - 16:09 WIB
loading...
A
A
A
Ia menjelaskan bahwa wisuda tersebut merupakan momen penting yang mengantarkan para mahasiswa magister, doktor, termasuk praja IPDN menjadi seorang ilmuwan. Terlebih, pekerjaan di bidang pemerintahan merupakan profesi yang harus didasarkan pada ilmu pengetahuan.
Lihat video: Dana Minim, UU Pemda Macet! Rektor IPDN Bongkar Penyebab Daerah Sulit Maju
Menurutnya, suatu profesi harus memenuhi sejumlah unsur. Hal ini di antaranya memiliki disiplin ilmu yang diakui, ditempuh melalui proses pendidikan yang memadai, memiliki kode etik, serta berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, ilmu pemerintahan menjadi fondasi utama bagi aparatur pemerintahan dalam menjalankan tugasnya.
Ia menegaskan, penguasaan ilmu pengetahuan menjadi pembeda antara pengambilan kebijakan yang berbasis kajian ilmiah dan yang hanya mengandalkan intuisi. Karena itu, lulusan IPDN dibekali kemampuan berpikir ilmiah agar mampu menyusun kebijakan publik berdasarkan teori, data, dan metodologi yang tepat.
"Tapi saya harus ingatkan, terutama untuk teman-teman yang S2, S3. Beda S1, S2, S3 adalah kemampuan mindset, merubah cara berpikir, cara berpikir ilmiah yang lebih kompleks," ujarnya.
Di sisi lain, ia juga mengingatkan, terutama bagi sarjana atau purna IPDN, bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan. Namun, kata dia, wisuda merupakan awal pengabdian sebagai aparatur sipil negara (ASN) yang akan mengemban tanggung jawab besar dalam melayani masyarakat.
Lihat video: Dana Minim, UU Pemda Macet! Rektor IPDN Bongkar Penyebab Daerah Sulit Maju
Menurutnya, suatu profesi harus memenuhi sejumlah unsur. Hal ini di antaranya memiliki disiplin ilmu yang diakui, ditempuh melalui proses pendidikan yang memadai, memiliki kode etik, serta berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, ilmu pemerintahan menjadi fondasi utama bagi aparatur pemerintahan dalam menjalankan tugasnya.
Ia menegaskan, penguasaan ilmu pengetahuan menjadi pembeda antara pengambilan kebijakan yang berbasis kajian ilmiah dan yang hanya mengandalkan intuisi. Karena itu, lulusan IPDN dibekali kemampuan berpikir ilmiah agar mampu menyusun kebijakan publik berdasarkan teori, data, dan metodologi yang tepat.
"Tapi saya harus ingatkan, terutama untuk teman-teman yang S2, S3. Beda S1, S2, S3 adalah kemampuan mindset, merubah cara berpikir, cara berpikir ilmiah yang lebih kompleks," ujarnya.
Di sisi lain, ia juga mengingatkan, terutama bagi sarjana atau purna IPDN, bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan. Namun, kata dia, wisuda merupakan awal pengabdian sebagai aparatur sipil negara (ASN) yang akan mengemban tanggung jawab besar dalam melayani masyarakat.
Lihat Juga :