Kemendikbud akan Tekan Angka Stunting melalui Paud

Rabu, 23 September 2020 - 13:49 WIB
loading...
Kemendikbud akan Tekan...
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Penanggulangan stunting menjadi program utama Paud yang dilakukan Kemendikbud. Yakni melalui Paud holistik integratif dan kompetensi pendidik.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan, usia dini merupakan usia emas tumbuh kembang anak. Selain itu investasi pada usia dini merupakan investasi bernilai paling tinggi. (Baca juga: Ketua Komisi X: Ganti Kurikulum di Masa Pandemi hanya Memicu Kegaduhan )

"Paud merupakan kunci dari keberhasilan pembangunan SDM sepanjang hayat," katanya saat membuka webinar Komitmen Konvergensi Cegah Stunting melalui Peningkatan Layanan Paud melalui Youtube Kemendikbud RI, Rabu (23/9).

Alumnus Harvard ini menuturkan, Presiden Joko Widodo telah memberi instruksi untuk menurunkan angka stunting menjadi 14% pada tahun 2024. Oleh karena itu, jelasnya, Kemendikbud akan menempatkan penangggulangan stunting sebagai salah satu program utama pada jenjang Paud. Salah satunya dengan mendorong terciptanya Paud Holistik Integratif.

Mendikbud berharap, dengan keberadaan Paud Holistik Integratif maka akan menurunkan prevalensi stunting. (Baca juga: Penyederhanaan Kurikulum Dilakukan Terbatas pada 2021 )

Selain itu, lanjut mantan petinggi Gojek ini, bekerjasama dengan pemerintah daerah dan lembaga lain upaya menurunkan stunting ialah dengan peningkatan kualitas dan kompetensi Guru Paud.

"Tenaga Pendidik Paud harus sensitif gizi. Selain itu harus mampu mendorong stimulasi baik terkait pola makan, pola asuh maupun sanitasi," jelasnya.

"Ikhtiar kita bersama dalam menyiapkan manusia Indonesia yang unggul akan penuh dengan tantangan. Untuk itu saya mengajak semua pihak untuk terus terlibat," harapnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Australia Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
Rekomendasi
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Berita Terkini
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Universitas Padjadjaran...
Universitas Padjadjaran Masuk Peringkat 496 Dunia dalam QS WUR 2027
Daftar 4 PTS yang Tembus...
Daftar 4 PTS yang Tembus QS World University Rankings 2027, Ada Kampusmu?
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved