Pandemi, Poltekkes Surabaya Wisuda Ribuan Tenaga Kesehatan secara Daring
Jum'at, 25 September 2020 - 09:31 WIB
loading...
Wisuda Poltekkes Kemenkes Surabaya digelar secara virtual, Kamis (24/9/2020). Foto/SINDOnews/Ali masduki
A
A
A
SURABAYA - Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Surabaya, menggelar wisuda untuk yang ke-19 kalinya. Hanya saja, Wisuda kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Acara wisuda dan angkat sumpah tahun ini dilakukan secara virtual atau daring.
Direktur Poltekkes Kemenkes Surabaya, Bambang Hadi Sugito, mengatakan wisuda dalam jaringan itu untuk mematuhi aturan pemerintah tentang pencegahan penularan virus Corona. Sesuai dengan protokol kesehatan, tidak boleh ada kegiatan yang menyebabkan kerumunan sehingga menggelar wisuda secara online. (Baca juga: 7.329 Mahasiswa Baru Antusias Dengarkan Petuah Rektor UIN Bandung )
"Hal ini juga sesuai dengan instruksi dari Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (BPPSDMK) Kementerian Kesehatan. Bahwa semua kegiatan wisuda harus dilakukan secara daring,” katanya, Kamis (24/9).
Secara teknis, sebanyak 1.657 wisudawan dari tujuh jurusan dan 22 program studi mengikuti acara wisuda dari rumah. Yang hadir di Auditorium Poltekkes Kemenkes Surabaya hanya direktur, wakil direktur, ketua jurusan dan empat perwakilan mahasiswa yang mewakili empat agama untuk angkat sumpah. Mereka yang hadir di auditorium juga tetap mematuhi protokol yang ditetapkan yaitu memakai masker dan menjaga jarak.
Bambang menegaskan, sebagai tenaga kesehatan, mahasiswa yang diwisuda kali ini langsung dihadapkan pada tantangan untuk mengaplikasikan ilmu yang dimilikinya. Terutama dalam penanganan dan penanggulangan pandemi COVID-19. Ia berharap kepada seluruh wisudawan agar membaktikan ilmunya untuk turut aktif dalam penananganan penyebaran virus COVID-19. (Baca juga: Mendikbud Tetap Terapkan Kurikulum Baru di Sekolah Penggerak )
Direktur Poltekkes Kemenkes Surabaya, Bambang Hadi Sugito, mengatakan wisuda dalam jaringan itu untuk mematuhi aturan pemerintah tentang pencegahan penularan virus Corona. Sesuai dengan protokol kesehatan, tidak boleh ada kegiatan yang menyebabkan kerumunan sehingga menggelar wisuda secara online. (Baca juga: 7.329 Mahasiswa Baru Antusias Dengarkan Petuah Rektor UIN Bandung )
"Hal ini juga sesuai dengan instruksi dari Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (BPPSDMK) Kementerian Kesehatan. Bahwa semua kegiatan wisuda harus dilakukan secara daring,” katanya, Kamis (24/9).
Secara teknis, sebanyak 1.657 wisudawan dari tujuh jurusan dan 22 program studi mengikuti acara wisuda dari rumah. Yang hadir di Auditorium Poltekkes Kemenkes Surabaya hanya direktur, wakil direktur, ketua jurusan dan empat perwakilan mahasiswa yang mewakili empat agama untuk angkat sumpah. Mereka yang hadir di auditorium juga tetap mematuhi protokol yang ditetapkan yaitu memakai masker dan menjaga jarak.
Bambang menegaskan, sebagai tenaga kesehatan, mahasiswa yang diwisuda kali ini langsung dihadapkan pada tantangan untuk mengaplikasikan ilmu yang dimilikinya. Terutama dalam penanganan dan penanggulangan pandemi COVID-19. Ia berharap kepada seluruh wisudawan agar membaktikan ilmunya untuk turut aktif dalam penananganan penyebaran virus COVID-19. (Baca juga: Mendikbud Tetap Terapkan Kurikulum Baru di Sekolah Penggerak )
Lihat Juga :