UGM Jadi Tuan Rumah Forum Diskusi Teknik Elektro Internasional
Sabtu, 26 September 2020 - 20:04 WIB
loading...
A
A
A
"Hal ini bertujuan guna memudahkan akses bagi para partisipan pada pelaksanaan lanjutan antara program kerja sama Fortei dengan PLN dalam upaya menjawab permasalahan industri dan profesional di bidang teknik elektro," ujarnya.
Fortei merupakan sebuah wadah komunikasi pendidikan tinggi teknik elektro Indonesia di segala jenjang pendidikan tinggi yang beranggotakan perguruan tinggi di Indonesia yang mencakup Program Studi Teknik Elektro dan Informasi.
Pada periode ini, juga akan diadakan Musyawarah Nasional Fortei yang kemudian memilih kepengurusan untuk periode selanjutnya, yang saat ini diketuai Sarjiya. Selain itu, acara juga mendiskusikan implementasi Kurikulum Merdeka Belajar untuk Perguruan tinggi khususnya di bidang Teknik Elektro. (Baca juga: Alumnus IPB Manfaatkan Ubi Jalar untuk Cegah Stunting di Afrika )
Seluruh rangkaian kegiatan diharapkan menjadi suatu wadah yang berdampak luas, dengan melibatkan IEEE Indonesia Section dan IEEE Systems, Man, and Cybernetics Indonesia (IEEE SMCS Indonesia Chapter) untuk kemudian mencakup bidang yang lebih luas. Terutama, di bidang elektronika, instrumentasi dan kontrol pada bidang teknik elektro, guna merangsang penelitian yang lebih mutakhir mengenai perkembangan teknologi cerdas dan juga hemat energi.
"Terlebih konferensi tingkat internasional juga membuka wawasan dan juga cakupan baru mengenai perkembangan teknologi dengan kacamata yang lebih luas dan variatif, sehingga kemudian disesuaikan dengan kondisi yang ada untuk perkembangan industri dan juga penelitian di bidang teknik elektro," papar Sarjiya.
Fortei merupakan sebuah wadah komunikasi pendidikan tinggi teknik elektro Indonesia di segala jenjang pendidikan tinggi yang beranggotakan perguruan tinggi di Indonesia yang mencakup Program Studi Teknik Elektro dan Informasi.
Pada periode ini, juga akan diadakan Musyawarah Nasional Fortei yang kemudian memilih kepengurusan untuk periode selanjutnya, yang saat ini diketuai Sarjiya. Selain itu, acara juga mendiskusikan implementasi Kurikulum Merdeka Belajar untuk Perguruan tinggi khususnya di bidang Teknik Elektro. (Baca juga: Alumnus IPB Manfaatkan Ubi Jalar untuk Cegah Stunting di Afrika )
Seluruh rangkaian kegiatan diharapkan menjadi suatu wadah yang berdampak luas, dengan melibatkan IEEE Indonesia Section dan IEEE Systems, Man, and Cybernetics Indonesia (IEEE SMCS Indonesia Chapter) untuk kemudian mencakup bidang yang lebih luas. Terutama, di bidang elektronika, instrumentasi dan kontrol pada bidang teknik elektro, guna merangsang penelitian yang lebih mutakhir mengenai perkembangan teknologi cerdas dan juga hemat energi.
"Terlebih konferensi tingkat internasional juga membuka wawasan dan juga cakupan baru mengenai perkembangan teknologi dengan kacamata yang lebih luas dan variatif, sehingga kemudian disesuaikan dengan kondisi yang ada untuk perkembangan industri dan juga penelitian di bidang teknik elektro," papar Sarjiya.
(mpw)
Lihat Juga :