FSGI Nilai Kuota Umum dan Kuota Belajar Tak Proporsional

Senin, 28 September 2020 - 20:06 WIB
loading...
FSGI Nilai Kuota Umum...
Sejumlah siswa mengikuti proses belajar-mengajar dengan daring atau pembelajaran jarak jauh. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menilai adanya pembatasan kuota umum dan kuota belajar di bantuan kuota Kemendikbud tidak proporsional.

Wakil Sekretaris Jenderal FSGI Fahriza Marta Tanjung mengatakan, FSGI menilai bahwa pembagian Bantuan Kuota Internet antara Kuota Umum yang hanya 5 GB dan selebihnya merupakan Kuota Belajar adalah pembagian yang tidak proporsional sehingga bantuan kuota yang diberikan menjadi mubazir.

Oleh karena itu, Fahriza mengatakan, FSGI meminta agar alokasi Kuota Umum ditingkatkan. Setidaknya jumlah Kuota Umum lebih besar dari Kuota Belajar. (Baca juga: Kemendikbud Siapkan Infrastruktur Pengganti Ujian Nasional )

"Kalaupun alokasi kuotanya digunakan seluruhnya untuk Kuota Umum, masih dapat mengakses aplikasi-aplikasi yang ada di Kuota Belajar," katanya melalui keterangan tertulis kepada SINDOnews, Senin (29/8).

Fahriza mengatakan, tidak maksimalnya penggunaan kuota bantuan akan berpotensi mengakibatkan uang negara terbuang, apalagi kuota bantuan ini masa aktifnya dibatasi. Oleh karena itu, jelasnya, FSGI meminta agar masa aktif Bantuan Kuota Internet tidak dibatasi.

Menurut dia, walaupun memang ini menjadi hukum bisnis maupun mekanisme yang ada pada operator selular. Namun patut dicatat bahwa bantuan ini diberikan bukanlah merupakan kepentingan bisnis semata tetapi untuk membantu kesulitan yang dihadapi saat PJJ di masa darurat dan tidak normal saat ini dan menggunakan Dana APBN yang sangat besar. (Baca juga: Bantuan Kuota Terbagi 2 Paket, Ini Penjelasan Mendikbud )

Dia melanjutkan, pihaknya meminta Kemendikbud agar melakukan pengelolaan Bantuan Kuota Internet ini secara transaparan dan akuntabel. Dia mengatakan, harus ada pengumuman kepada publik terkait mekanisme dan proses pengadaan Bantuan Kuota Internet termasuk penunjukan aplikasi yang ada pada Kuota Belajar.

"Hal ini sesuai dengan komitmen Kemendikbud sendiri yang akan melaksanakan proses pengadaan Bantuan Kuota Internet merujuk pada ketentuan dan peraturan yang ada pada pengadaan barang dan jasa," terangnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Australia Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman
Abhiseka Manggala Majapahit,...
Abhiseka Manggala Majapahit, Pelepasan Siswa KB-TK Labschool Jakarta Penuh Pesona Budaya
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Rekomendasi
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Berita Terkini
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved