Salut, di Tengah Kesibukannya 19 PMI di Korsel Tuntaskan Studi di UT
Senin, 12 Oktober 2020 - 08:39 WIB
loading...
Sebanyak 19 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang juga mahasiswa UT diwisuda secara daring di Korsel. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 19 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang juga mahasiswa Universitas Terbuka (UT) diwisuda. Kelulusan mereka merupakan prestasi sebab meski tengah bekerja di negeri orang namun tetap bisa menempuh pendidikan tinggi.
Rektor UT Ojat Darodjat menyampaikan selamat kepada para wisudawan UT yang berada di Korsel. Menurutnya, capaian yang diraih ke 19 mahasiswa patut diapresiasi sebab dengan kerja keras mereka bisa membuktikan bahwa meski disela tuntutan pekerjaan terutama di luar negeri, namun para PMI ini tetap sungguh-sungguh untuk meraih gelar sarjana. (Baca juga: Kampus Merdeka Picu Peningkatan Inovasi Perguruan Tinggi )
"Selamat kepada wisudawan. Tidak semua orang mampu mengatur waktu antara pekerjaan dan pendidikan namun teman-teman sudah membuktikannya," katanya dalam sambutan yang disiarkan secara virtual pada Upacara Penyerahan Ijazah (UPI) Wisudawan UT di Korea Selatan, Minggu (11/10).
Ojat pun berharap, dengan gelar sarjana yang sudah diraih akan mampu memacu para PMI untuk meningkatkan kompetensi yang dimiliki. Ojat pun berharap, kelulusan 19 PMI pun akan menjadi cambuk bagi mahasiswa UT di Korsel dan juga mahasiswa UT di negara lain untuk tetap fokus kuliah meski harus tetap bekerja.
Ojat menambahkan, keberadaan UT adalah menyediakan akses dan pemerataan pendidikan tinggi bagi seluruh warga negara Indonesia termasuk mereka yang berada di luar negeri. Hal ini sejalan dengan tagline UT yaitu Making Higher Education Open to All. (Baca juga: Robot Sterilisasi COVID-19 UB Juara Shell Eco-Marathon Asia 2020 )
Ojat menyampaikan, UT terus berupaya untuk mengembangkan dan meningkatkan pemanfaataan TIK dalam proses pembelajaran di UT. Hal ini dilakukan agar mahasiswa UT di Indonesia maupun di luar negeri memperoleh layanan pendidikan yang lebih baik.
"Ini hal luar biasa di mana orang-orang Indonesia di luar negeri masih memungkinkan menikmati layanan pendidikan tinggi jarak jauh. Kesempatan ini bisa tercipta karena dukungan Menteri Luar Negeri," pungkasnya.
Rektor UT Ojat Darodjat menyampaikan selamat kepada para wisudawan UT yang berada di Korsel. Menurutnya, capaian yang diraih ke 19 mahasiswa patut diapresiasi sebab dengan kerja keras mereka bisa membuktikan bahwa meski disela tuntutan pekerjaan terutama di luar negeri, namun para PMI ini tetap sungguh-sungguh untuk meraih gelar sarjana. (Baca juga: Kampus Merdeka Picu Peningkatan Inovasi Perguruan Tinggi )
"Selamat kepada wisudawan. Tidak semua orang mampu mengatur waktu antara pekerjaan dan pendidikan namun teman-teman sudah membuktikannya," katanya dalam sambutan yang disiarkan secara virtual pada Upacara Penyerahan Ijazah (UPI) Wisudawan UT di Korea Selatan, Minggu (11/10).
Ojat pun berharap, dengan gelar sarjana yang sudah diraih akan mampu memacu para PMI untuk meningkatkan kompetensi yang dimiliki. Ojat pun berharap, kelulusan 19 PMI pun akan menjadi cambuk bagi mahasiswa UT di Korsel dan juga mahasiswa UT di negara lain untuk tetap fokus kuliah meski harus tetap bekerja.
Ojat menambahkan, keberadaan UT adalah menyediakan akses dan pemerataan pendidikan tinggi bagi seluruh warga negara Indonesia termasuk mereka yang berada di luar negeri. Hal ini sejalan dengan tagline UT yaitu Making Higher Education Open to All. (Baca juga: Robot Sterilisasi COVID-19 UB Juara Shell Eco-Marathon Asia 2020 )
Ojat menyampaikan, UT terus berupaya untuk mengembangkan dan meningkatkan pemanfaataan TIK dalam proses pembelajaran di UT. Hal ini dilakukan agar mahasiswa UT di Indonesia maupun di luar negeri memperoleh layanan pendidikan yang lebih baik.
"Ini hal luar biasa di mana orang-orang Indonesia di luar negeri masih memungkinkan menikmati layanan pendidikan tinggi jarak jauh. Kesempatan ini bisa tercipta karena dukungan Menteri Luar Negeri," pungkasnya.
Lihat Juga :