Mahasiswa ITS Gagas Konsep Pariwisata dengan Virtual Reality (VR)
Rabu, 14 Oktober 2020 - 18:06 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan poster yang digunakan dalam perlombaan ini, VR Tourism ini nantinya akan bekerja sama dengan berbagai perusahaan atau dengan bantuan travel influencer untuk menarik minat masyarakat. Penggunaan sistem pariwisata ini juga akan diterapkan dengan menggunakan teknologi VR.
KBMK ini sendiri merupakan kompetisi yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dan terdiri dari enam kategori. Pada kategori Kompetisi Penulisan Essay Ilmiah ini diambil lima essay terbaik secara nasional.
Ivan mengungkapkan bahwa mereka bisa mendapat juara II dikarenakan analisa pasar yang mendetail dan analisa skenario yang jelas. Meskipun terdapat kendala koneksi internet di saat mempresentasikan essay di babak final melalui Zoom, Future Boss Team tetap melakukan presentasi dengan penuh percaya diri. “Awalnya tim kami minder karena poster dan presentasi tidak sebagus kampus lain, tapi kami tetap tenang dan optimis,” aku mahasiswa Teknik Kimia Industri angkatan 2018 ini.
Ivan mengharapkan dari essay ini bisa menjadi usulan kepada pemerintah untuk mengimplementasikan sistem ini di dunia pariwisata yang ada di Indonesia. Peluang yang diberikan kemungkinan akan sangat membantu orang-orang yang bekerja pada sektor tersebut. “Yang pasti mereka (pelaku usaha pariwisata, red) sudah berusaha untuk berinovasi pada sektor tersebut, agar perekonomian Indonesia bisa membaik lagi,” harapnya.
KBMK ini sendiri merupakan kompetisi yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dan terdiri dari enam kategori. Pada kategori Kompetisi Penulisan Essay Ilmiah ini diambil lima essay terbaik secara nasional.
Ivan mengungkapkan bahwa mereka bisa mendapat juara II dikarenakan analisa pasar yang mendetail dan analisa skenario yang jelas. Meskipun terdapat kendala koneksi internet di saat mempresentasikan essay di babak final melalui Zoom, Future Boss Team tetap melakukan presentasi dengan penuh percaya diri. “Awalnya tim kami minder karena poster dan presentasi tidak sebagus kampus lain, tapi kami tetap tenang dan optimis,” aku mahasiswa Teknik Kimia Industri angkatan 2018 ini.
Ivan mengharapkan dari essay ini bisa menjadi usulan kepada pemerintah untuk mengimplementasikan sistem ini di dunia pariwisata yang ada di Indonesia. Peluang yang diberikan kemungkinan akan sangat membantu orang-orang yang bekerja pada sektor tersebut. “Yang pasti mereka (pelaku usaha pariwisata, red) sudah berusaha untuk berinovasi pada sektor tersebut, agar perekonomian Indonesia bisa membaik lagi,” harapnya.
(mpw)
Lihat Juga :