Kampus Siaga COVID, 26 Ribu Mahasiswa IPB University Kembali Pulang Kampung

Jum'at, 16 Oktober 2020 - 10:11 WIB
loading...
Kampus Siaga COVID,...
Institut Pertanian Bogor (IPB). Foto/Dok/SINDOnews
A A A
BOGOR - Wakil Rektor Bidang Kerja sama dan Sistem Informasi IPB University, Prof Dr Dodik R Nurrochmat, menyampaikan bahwa saat ini ada seribu mahasiswa IPB University yang masih bermukim di Indekos atau asrama kampus.

Sementara yang lainnya, sekitar 26 ribu mahasiswa sudah pulang ke daerah atau negara asal masing-masing. Hal ini disampaikannya dalam acara “Webinar Kampus Siaga COVID-19: Penguatan Jejaring Kerja dan Peran Pusat Kajian Gender Anak”, Kamis (15/10).

Dalam kesempatan ini, Prof. Dodik R Rurrochmat menyampaikan proses penanganan COVID-19 yang dilakukan Tim Crisis Center IPB University. (Baca juga: Kampus Merdeka Bekali Mahasiswa untuk Hadapi Tantangan Masa Depan )

“Hampir semua aspek mulai dari pencegahan gawat darurat mahasiswa, kemudian mahasiswa mulai bisa beraktivtias kapan, lalu kesehatan dosen dan tenaga kependidikan hingga hubungan masyarakat terutama dalam mengendalikan hoaks, telah dilakukan,” ujar Ketua Tim Crisis Center IPB University tersebut.

Menurutnya, masih ada dua dari lima parameter utama yang digunakan oleh IPB University untuk mengukur kesiapan pembukaan kampus di era new normal. Yakni parameter asal mahasiswa dan situasi infeksi di lokasi kampus. (Baca juga: Mahasiswa Unpad Temukan Senyawa Ekstrak Kulit Manggis untuk Anti COVID-19 )

Sementara, tiga parameter lainnya seperti keadaan dosen, pola hidup mahasiswa dan kesiapan kampus dinilai sudah siap jika kampus diberlakukan secara luring kembali.

Ada lima pertimbangan yang harus diperhatikan untuk menjalankan perkuliahan normal. Yakni beragamnya status infeksi asal daerah mahasiswa, pola hidup mahasiswa (tempat tinggal dan pola makan) yang sulit menerapkan tindakan pencegahan, sumberdaya kampus yang kurang memadai untuk menerapkan perkuliahan yang aman.

Banyaknya dosen serta tenaga kependidikan yang masuk kategori umur berisiko tinggi dengan berbagai macam penyakit comorbid serta kasus baru dari daerah luar yang terbawa oleh mahasiswa ke wilayah lokasi kampus berada.

Di sisi lain, menurut Prof Dr Ikeu Tanziha, Guru Besar IPB University dari Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas ekologi Manusia, Pusat Kajian Gender dan Anak (PKGA) IPB University memiliki peran penting dalam pengembangan kampus siaga COVID-19.

COVID-19 sangat berdampak pada meningkatnya kemiskinan, menurunnya akses pangan atau meningkatnya kelaparan dan juga meningkatnya kekerasan terhadap perempuan.

Sementara di sisi lain perempuan merupakan ujung tombak dalam percepatan penanganan Covid-19. “Data terbaru menunjukkan bahwa pada 2020, sebanyak 132 juta manusia kemungkinan akan mengalami kelaparan dengan 36 juta diantaranya adalah perempuan,"

"Juga terdapat 370 juta anak sekolah yang mengalami kekurangan nutrisi. Untuk itu, pangarusutamaan kampus siaga COVID-19 yang responsif terhadap gender dan anak sangat perlu dilakukan,"

"Hal tersebut dapat dilakukan melalui Tri Darma Perguruan tinggi yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat dan juga bisa melalui manajemen yang meliputi kebijakan, struktural dan pembiayaan,” ujarnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
PTN Favorit dengan Pendaftar...
PTN Favorit dengan Pendaftar UTBK SNBT Terbanyak 3 Tahun Terakhir
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Rekomendasi
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Berita Terkini
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Infografis
10 Jurusan Paling Diincar...
10 Jurusan Paling Diincar Calon Mahasiswa di Harvard University
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved