Setelah SMA, Kemendikbud Juga Gelar Kompetisi Siswa SMK Tingkat Nasional
Selasa, 20 Oktober 2020 - 20:14 WIB
loading...
A
A
A
Dirjen Pendidikan Vokasi (Diksi) Kemendikbud Wikan Sakarinto mengatakan, melalui LKS SMK yang akan menguji kompetensi keahlian mereka maka akan menjadi langkah awal bagi para siswa untuk menjadi calon pemimpin masa depan. Melalui lulusan SMK yang terampil, jelasnya, juga akan menjadi calon generasi masa depan Indonesia sehingga bangsa ini akan menjadi negara yang unggul.
"Adik-adik yang mengikuti LKS SMK tahun ini yang dilaksanakan secara daring sejatinya adalah pembelajar sepanjang hayat. Pembelajar yang tidak pernah berhenti menciptakan perubahan dari yang tidak bisa menjadi bisa, dari tidak mengerti menjadi mengerti, dari yang belum terampil menjadi terampil," kata Wikan saat memberi sambutan.
Mantan dekan vokasi UGM ini menjelaskan, melalui lomba ini juga hard skill dan soft skill siswa SMK akan terasah. Dimana para peserta akan belajar membuat sebuah produk dan menyusun strategi supaya produk tersebut menjadi produk yang unggul dan ada nilai tambahnya. Peserta juga akan terlatih pada kemampuan untuk berpikir kritis dan kreativ, kemampuan untuk menggerakkan sebuah ide, kemampuan bekerja sama, kemampuan untuk presentasi hingga kemampuan untuk berkomunikasi.
Sekjen Kemendikbud Ainun Naim mengatakan, adanya tantangan 42 bidang keahlian yang akan dipertandingkan ini menunjukan keleluasaan kompetensi yang diperlukan para siswa SMK dalam kehidupan setelah lulus. Kompetensi keahlian yang akan menguji para peserta juga terkait dengan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan terkini serta inovasi mutakhir.
Seperti kecerdasan buatan, web desain, web security sampai ke sektor jasa, pariwisata dan perhotelan. "Ini menunjukkan berbagai lahan di mana adik-adik bisa mengembangkan diri. Tidak hanya pada lomba ini tapi juga pada karir lebih lanjut," jelasnya.
"Adik-adik yang mengikuti LKS SMK tahun ini yang dilaksanakan secara daring sejatinya adalah pembelajar sepanjang hayat. Pembelajar yang tidak pernah berhenti menciptakan perubahan dari yang tidak bisa menjadi bisa, dari tidak mengerti menjadi mengerti, dari yang belum terampil menjadi terampil," kata Wikan saat memberi sambutan.
Mantan dekan vokasi UGM ini menjelaskan, melalui lomba ini juga hard skill dan soft skill siswa SMK akan terasah. Dimana para peserta akan belajar membuat sebuah produk dan menyusun strategi supaya produk tersebut menjadi produk yang unggul dan ada nilai tambahnya. Peserta juga akan terlatih pada kemampuan untuk berpikir kritis dan kreativ, kemampuan untuk menggerakkan sebuah ide, kemampuan bekerja sama, kemampuan untuk presentasi hingga kemampuan untuk berkomunikasi.
Sekjen Kemendikbud Ainun Naim mengatakan, adanya tantangan 42 bidang keahlian yang akan dipertandingkan ini menunjukan keleluasaan kompetensi yang diperlukan para siswa SMK dalam kehidupan setelah lulus. Kompetensi keahlian yang akan menguji para peserta juga terkait dengan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan terkini serta inovasi mutakhir.
Seperti kecerdasan buatan, web desain, web security sampai ke sektor jasa, pariwisata dan perhotelan. "Ini menunjukkan berbagai lahan di mana adik-adik bisa mengembangkan diri. Tidak hanya pada lomba ini tapi juga pada karir lebih lanjut," jelasnya.
(mpw)
Lihat Juga :