Setelah SMA, Kemendikbud Juga Gelar Kompetisi Siswa SMK Tingkat Nasional
Selasa, 20 Oktober 2020 - 20:14 WIB
loading...
Kemendikbud kembali menggelar Lomba Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (LKS SMK) Tingkat Nasional. Foto/Neneng Zubaidah
A
A
A
JAKARTA - Kemendikbud kembali menggelar Lomba Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (LKS SMK) Tingkat Nasional. Lomba ini diikuti oleh 932 peserta dan ada 42 bidang lomba yang dipertandingkan.
Plt Kepala Pusat Prestasi Nasional (Pusprenas) Kemendikbud Asep Sukmayadi mengatakan, 42 kompetensi keahlian yang akan dipertandingkan itu adalah mengacu pada bidang keahlian teknologi dan rekayasa, energi dan pertambangan, teknologi informasi dan komunikasi, kesehatan, agribisnis dan agroteknologi, kemaritiman, bisnis dan manajemen, pariwisata seni dan kreativitas. (Baca juga: Beasiswa Unggulan Kemendikbud Diperebutkan 85.000 Calon, Ini Kisi-kisinya )
"Kompetensi ini dilakukan secara daring untuk memberikan kesempatan kepada siswa SMK untuk dapat melejitkan potensi dan prestasinya," katanya pada Pembukaan LKS SMK melalui streaming Youtube Kemendikbud RI, Selasa (20/10).
Asep menjelaskan, LKS tahun ini diikuti 932 peserta dan ada 145 juri yang akan menilai kompetensi para siswa SMK tersebut. LKS SMK digelar mulai 18 Oktober hingga 23 Oktober. Untuk lebih memotivasi dan mendorong produktivitas siswa SMK juga ada webinar yang diisi 29 pembicara dengan berbagai latar belakang sehingga siswa SMK akan meningkatkan keahlian yang sesuai dengan tantangan dunia kerja yang ada saat ini.
Asep menuturkan, selain itu juga ada job matching yang bertujuan untuk mengetahui peta kualitas dan kemampuan SMK dan peserta didik SMK di seluruh Indonesia yang sesuai dengan standar dunia usaha dan dunia industri yang berkembang sekarang. (Baca juga: Jawab Keraguan, Ini Capaian Jokowi-Ma'ruf di Bidang Pendidikan )
Plt Kepala Pusat Prestasi Nasional (Pusprenas) Kemendikbud Asep Sukmayadi mengatakan, 42 kompetensi keahlian yang akan dipertandingkan itu adalah mengacu pada bidang keahlian teknologi dan rekayasa, energi dan pertambangan, teknologi informasi dan komunikasi, kesehatan, agribisnis dan agroteknologi, kemaritiman, bisnis dan manajemen, pariwisata seni dan kreativitas. (Baca juga: Beasiswa Unggulan Kemendikbud Diperebutkan 85.000 Calon, Ini Kisi-kisinya )
"Kompetensi ini dilakukan secara daring untuk memberikan kesempatan kepada siswa SMK untuk dapat melejitkan potensi dan prestasinya," katanya pada Pembukaan LKS SMK melalui streaming Youtube Kemendikbud RI, Selasa (20/10).
Asep menjelaskan, LKS tahun ini diikuti 932 peserta dan ada 145 juri yang akan menilai kompetensi para siswa SMK tersebut. LKS SMK digelar mulai 18 Oktober hingga 23 Oktober. Untuk lebih memotivasi dan mendorong produktivitas siswa SMK juga ada webinar yang diisi 29 pembicara dengan berbagai latar belakang sehingga siswa SMK akan meningkatkan keahlian yang sesuai dengan tantangan dunia kerja yang ada saat ini.
Asep menuturkan, selain itu juga ada job matching yang bertujuan untuk mengetahui peta kualitas dan kemampuan SMK dan peserta didik SMK di seluruh Indonesia yang sesuai dengan standar dunia usaha dan dunia industri yang berkembang sekarang. (Baca juga: Jawab Keraguan, Ini Capaian Jokowi-Ma'ruf di Bidang Pendidikan )
Lihat Juga :