Sisihkan 2.000 Universitas Dunia, Mahasiswa ITB Lolos Final Startup World Cup 2020
Rabu, 21 Oktober 2020 - 16:11 WIB
loading...
A
A
A
Ide dari CeriTech adalah saat 2016, di mana salah satu founder Aldi Raharja, yang mendirikan sebuah kedai kopi yang bernama Tri Tangtu di Bandung. Dalam menjalankan kedai kopinya, Aldi memasok kopinya dari produsen lokal, untuk dapat sekaligus mempromosikan kopi lokal. Namun sayang, kualitas dari biji kopi produsen lokal masih belum konsisten, karena prosesnya yang masih tradisional.
Berangkat dari permasalahan tersebut, Aldi, Ahmad, dan Azmy mulai mengembangkan CeriFer, sebuah alat untuk mengumpulkan dan merekam data suhu dan pH dari proses fermentasi biji kopi. Selain CeriFer, Tim CeriTech juga mengembangkan CeriGar, yaitu alat yang dapat mengumpulkan dan merekam data suhu, kelembaban, instensitas cahaya dari proses pengeringan. Uniknya, produk-produk CeriTech dapat digunakan untuk mengakses dan memonitor prosesnya secara real time melalui aplikasi mobile ataupun web dashboard. (Baca juga: Para Profesor IPB University Bedah Strategi Menjadi Guru Besar )
“Ketika punya ide atau konsep terutama yang bisa bermanfaat bagi orang lain, jalankan saja. Jangan kebanyakan mikir. Terutama untuk anak ITB yang terkadang suka perfeksionis dari sisi teknis, padahal mungkin sebetulnya permasalahannya itu bisa diselesaikan dengan sesuatu yang kita (anak ITB) anggap simple,” ujar Aldi, selaku CEO dari CeriTech berpesan.
Berangkat dari permasalahan tersebut, Aldi, Ahmad, dan Azmy mulai mengembangkan CeriFer, sebuah alat untuk mengumpulkan dan merekam data suhu dan pH dari proses fermentasi biji kopi. Selain CeriFer, Tim CeriTech juga mengembangkan CeriGar, yaitu alat yang dapat mengumpulkan dan merekam data suhu, kelembaban, instensitas cahaya dari proses pengeringan. Uniknya, produk-produk CeriTech dapat digunakan untuk mengakses dan memonitor prosesnya secara real time melalui aplikasi mobile ataupun web dashboard. (Baca juga: Para Profesor IPB University Bedah Strategi Menjadi Guru Besar )
“Ketika punya ide atau konsep terutama yang bisa bermanfaat bagi orang lain, jalankan saja. Jangan kebanyakan mikir. Terutama untuk anak ITB yang terkadang suka perfeksionis dari sisi teknis, padahal mungkin sebetulnya permasalahannya itu bisa diselesaikan dengan sesuatu yang kita (anak ITB) anggap simple,” ujar Aldi, selaku CEO dari CeriTech berpesan.
(mpw)
Lihat Juga :