FSGI Dorong Masa Pandemi hanya Terapkan 1 Kurikulum Saja

Senin, 26 Oktober 2020 - 19:32 WIB
loading...
FSGI Dorong Masa Pandemi...
Sejumlah siswa SD mengikuti belajar mengajar disalah satu Musholla di Desa Gunungteguh, Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mendorong agar semua sekolah bisa memakai satu kurikulum darurat saja selama masa pandemi Covid-19 ini.

Sekjen FSGI Heru Purnomo mengatakan, FSGI mendorong Kemendikbud untuk menetapkan satu kurikulum saja dalam masa pandemic ini, yaitu Kurikulum darurat dalam situasi khusus karena kondisi bencana. Meski di wilayah zona hijau sekalipun, jam tatap muka dikurangi, tidak bisa normal. (Baca juga: Bantuan Kuota Internet Tersendat, Perhimpunan Guru: Kemendikbud Tak Serius )

"Sehingga, ketika waktu pembelajaran sudah dikurangi, maka kurikulumnya juga harus menyesuaikan,” katanya pada Raport Merah Satu Tahun Pertama Pendidikan Indonesia di bawah Pimpinan Mas Menteri melalui keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Senin (26/10).

Heru menyampaikan, kurikulum darurat yang dibuat Kemendikbud memang memiliki kelebihan sehingga tepat dilakukan di masa pandemi ini. Seperti, jelasnya, konsep penyederhanaan kurikulumnya sudah tepat. Sebab, katanya, dalam keadaan normal saja para guru untuk mengimplementasikan Kurikulum 2013 sudah sangat berat.

Selain itu, Heru menuturkan, kurikulum darurat atau khusus ini juga memberikan kompensasi esensial sesuai kebutuhan siswa. Yang lebih penting lagi adalah kurikulum darurat ini tidak mewajibkan siswa untuk menuntaskan target kurikulum yang biasanya dikejar saat pembelajaran normal. (Baca juga: Maksimalkan Kuota Data, Kemendikbud Diminta Evaluasi Masa Pakai Kuota )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Australia Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman
Presiden Prabowo Instruksikan...
Presiden Prabowo Instruksikan Sekolah Ajarkan Bahasa Prancis, DPR: Ada Tidak Sumber Dayanya?
TKA SMA 2026 Dimajukan...
TKA SMA 2026 Dimajukan untuk SNBP 2027, Ini Jadwal Resminya
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Kejar Tahun Ajaran Baru,...
Kejar Tahun Ajaran Baru, Sekolah Rakyat Tahap II Ditargetkan Fungsional Juli 2026
Satgas: Pembelajaran...
Satgas: Pembelajaran di 3 Provinsi Sumatera Sudah Normal, tapi Masih Ada Sekolah di Tenda
Rekomendasi
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Berita Terkini
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
Jadwal Ujian SIMAK UI...
Jadwal Ujian SIMAK UI 2026 Ditambah, Catat Waktu dan Tata Tertibnya
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
SPMB Banten 2026 Jalur...
SPMB Banten 2026 Jalur Domisili Sekolah Dibuka Besok, Simak Syaratnya
PMB Sekolah Swasta Gratis...
PMB Sekolah Swasta Gratis Jakarta 2026 Segera Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Infografis
Kawasaki EC-1, Pesawat...
Kawasaki EC-1, Pesawat Canggih yang Hanya Dibuat 1 Unit Saja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved