Kemendikbud: Peran Pelajar SMK untuk Bangun Desa Sangat Tinggi

Selasa, 27 Oktober 2020 - 14:25 WIB
loading...
Kemendikbud: Peran Pelajar...
Direktur Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan M Bakhrun. Foto/Dok/Humas Kemendikbud
A A A
JAKARTA - Kemendikbud menilai pelajar SMK bisa memberikan kontribusi untuk membangun desa . Jumlah SMK saat ini yang mencapai 14.000 SMK bisa memberi kontribusi kepada 74.000 desa.

Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan M Bakhrun mengatakan, pelajar SMK harus terus berkarya dan berkontribusi bagi negeri di masa pandemi Covid-19 ini. Bakhrun mengatakan, di tengah pandemi ini bidang pertanian merupakan salah satu bidang yang pertumbuhan ekonominya naik, yakni mencapai 16 %. (Baca juga: Pelajar Indonesia Raih 9 Medali di Kompetisi Astronomi-Astrofisika Dunia )

"Bicara tentang pertanian, kita (juga) bicara tentang desa. Maka untuk itu kami berharap bahwa anak-anak SMK juga bisa sama-sama membangun desa, bagaimana membangkitkan suasana desa," kata Bakhrun pada acara Memperingati Hari Sumpah Pemuda SMK Berkarya Untuk Negeri melalui streaming Youtube SMK Kemendikbud, Selasa (27/10).

Bakhrun menuturkan, dengan adanya campur tangan pelajar SMK dibidang pertanian maka pertumbuhan ekonomi di desa akan bisa lebih baik lagi. Pelajar SMK, katanya bisa menciptakan teknologi untuk pengolahan pertanian. Namun tidak hanya itu, katanya, pelajar SMK pun bisa memberikan ilmunya untuk membangun marketplace atau menjadi ahli keuangan untuk membantu pertanian.

Dia menuturkan, saat ini jumlah desa ada 74.000 jumlahnya. Sementara SMK yang beroperasi di Indonesia ada 14.0000. "Andaikan satu SMK bisa bersama-sama mendampingi dan bekerja sama dengan desa 1 banding 5, ini hal yang sangat baik lagi. Dari sekitar 5 juta anak SMK dengan 75.000 Desa maka ini juga potensi yang sangat besar sekali bagi pengembangan negeri ini," ujar Bakhrun. (Baca juga: Digadang sebagai Pengganti UN, Konsep Asesmen Nasional Masih Tak Jelas )

Bakhrun menjelaskan, dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan tema besar Bersatu dan Bangkit maka pemuda sebagai warga negara dan harus bisa bangkit untuk membangun bangsa. Saat ini, katanya, disaat pandemi menerpa maka harus ada perubahan pola pikir. Yakni jangan memberi permasalahan bagi bangsa melainkan dapat memberikan solusi bagi permasalahan bangsa ini.

Bahkrun berpendapat, para pelajar SMK yang masih menikmati masa muda ini harus bisa mengisi kekosongan dengan karya dan inovasi. Jangan mengisi masa muda dengan hal yang tidak bermanfaat, katanya, namun berkumpul dan berdiskusi untuk mengembangkan masa depan bangsa Indonesia dengan karya-karya yang dimiliki.

"Utamanya pembangunan di dalam pengembangan desa. Untuk itu dengan adanya peringatan Sumpah Pemuda yang ke 92 ini bersatu untuk bangkit dan SMK berkarya untuk negeri ini menjadi satu tujuan kita bersama," pungkas Bakhrun.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jadwal Pencairan KJP...
Jadwal Pencairan KJP Plus Bulan April 2025, Orang Tua Simak Ya
5 Ucapan Selamat Nyepi...
5 Ucapan Selamat Nyepi 2025 untuk Teman Sekolah, Momen Mempererat Hubungan dengan Sahabat
Kemendikdasmen Pantau...
Kemendikdasmen Pantau Kesiapan Daerah Menuju SPMB 2025
Apakah Emil Audero Pernah...
Apakah Emil Audero Pernah Sekolah di Indonesia? Ini Informasi Lengkapnya
Jadwal Libur Lebaran...
Jadwal Libur Lebaran 2025 untuk Anak Sekolah, Masuk Kembali 9 April
Ini Dua Model Pembangunan...
Ini Dua Model Pembangunan Sekolah Rakyat
Mendikdasmen Abdul Muti...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti Sebut Sekolah Rakyat Butuh 60 Ribu Guru
Besok Hari Pertama Sekolah...
Besok Hari Pertama Sekolah di Bulan Ramadan 2025, Cek Jadwal Selengkapnya
Sekolah Rakyat akan...
Sekolah Rakyat akan Dibuka Tahun Ini, Konsepnya Boarding School
Rekomendasi
Cara Mengecek Jalan...
Cara Mengecek Jalan Macet atau Tidak Melalui Google Maps, Mudah dan Praktis
BCL Alami Gangguan Kecemasan...
BCL Alami Gangguan Kecemasan hingga Rutin Konsultasi
Tarif Trump 32 Persen...
Tarif Trump 32 Persen Ancam Ekspor Indonesia, Ini Langkah Mitigasi Pemerintah
Kota Kelahiran Cleopatra...
Kota Kelahiran Cleopatra Ditemukan setelah Ribuan Tahun Menghilang
Arus Balik Lebaran 2025,...
Arus Balik Lebaran 2025, Tol Palikanci Arah Jakarta Macet Parah
Bocah 8 Tahun Terseret...
Bocah 8 Tahun Terseret Ombak Pantai Tiram Padang Pariaman
Berita Terkini
Jurusan D3 dan D4 Paling...
Jurusan D3 dan D4 Paling Diminati di SNBT 2024, Politeknik Mana Paling Unggul?
12 jam yang lalu
Jadwal Pencairan KJP...
Jadwal Pencairan KJP Plus Bulan April 2025, Orang Tua Simak Ya
13 jam yang lalu
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan...
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan dari Ketentuan SPMB 2025
1 hari yang lalu
SPMB 2025 Dibuka Mei,...
SPMB 2025 Dibuka Mei, Ini Jadwal Resmi Pengganti PPDB dari Kemendikdasmen
1 hari yang lalu
Biaya Kuliah Kedokteran...
Biaya Kuliah Kedokteran di 5 PTN Pulau Sumatera Jalur Mandiri 2025: Unand, Unsri, USK, USU, dan Unri
1 hari yang lalu
Profil Pendidikan Ray...
Profil Pendidikan Ray Sahetapy, Aktor Legendaris Indonesia
1 hari yang lalu
Infografis
Beragam Manfaat Air...
Beragam Manfaat Air Rebusan Daun Kelor untuk Kesehatan
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved