Banyak Kaum Santri Sudah Berperan di Kancah Internasional
Sabtu, 31 Oktober 2020 - 21:39 WIB
loading...
A
A
A
“Tetapi, semangat kebangsaan saja tidak cukup bagi santri untuk berkontribusi lebih pada pembangunan bangsa. Hal tersebut perlu diiringi pula dengan semangat kebangkitan ekonomi, semangat kebangkitan intelektual, dan semangat kebangkitan global di kalangan santri,” katanya menegaskan.
Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengajak kaum santri untuk membuktikan diri sebagai pihak yang mampu beradaptasi dengan dengan perubahan zaman. Para santri juga harus bisa membawa solusi di setiap tantangan bangsa yang terjadi.
Dalam acara tersebut tampil perwakilan diaspora santri yang mewakili lima benua, yaitu Ulfah Muhayani MPP (Dosen UIN Malang/Ph.D Student at Queensland University of Technology, Australia), M Rodlin Billah (Ketua PCINU Jerman/Ph.D Student at Karlsruhe Institute of Technology, Jerman), Abdul Ghofur Maimoen (Pengasuh PP Al-Anwar Sarang/Alumni Doktoral Universitas Al-Azhar, Mesir), Shamsi Ali (Imam di Islamic Center of New York, Amerika Serikat) dan Prof Sumanto Al-Qurtuby (Professor at King Fahd University of Petroleum & Minerals, Arab Saudi). (Baca juga: Buruan Daftar! UIN Jakarta Buka Pendaftaran Beasiswa KIP-Kuliah Tahap 3 )
“Tokoh-tokoh diaspora santri tersebut menggambarkan betapa potensi kelompok santri sangat besar untuk terlibat secara signifikan dalam pembangunan negeri,” ucapnya.
Sebagai Staf Khusus Presiden yang salah satu tugasnya berkomunikasi dengan kalangan Pondok Pesantren, Aminuddin mengaku siap berkolaborasi dengan para diaspora santri. Baik dalam bidang pengembangan ilmu pengetahuan, ekonomi dan tentunya dakwah.
Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengajak kaum santri untuk membuktikan diri sebagai pihak yang mampu beradaptasi dengan dengan perubahan zaman. Para santri juga harus bisa membawa solusi di setiap tantangan bangsa yang terjadi.
Dalam acara tersebut tampil perwakilan diaspora santri yang mewakili lima benua, yaitu Ulfah Muhayani MPP (Dosen UIN Malang/Ph.D Student at Queensland University of Technology, Australia), M Rodlin Billah (Ketua PCINU Jerman/Ph.D Student at Karlsruhe Institute of Technology, Jerman), Abdul Ghofur Maimoen (Pengasuh PP Al-Anwar Sarang/Alumni Doktoral Universitas Al-Azhar, Mesir), Shamsi Ali (Imam di Islamic Center of New York, Amerika Serikat) dan Prof Sumanto Al-Qurtuby (Professor at King Fahd University of Petroleum & Minerals, Arab Saudi). (Baca juga: Buruan Daftar! UIN Jakarta Buka Pendaftaran Beasiswa KIP-Kuliah Tahap 3 )
“Tokoh-tokoh diaspora santri tersebut menggambarkan betapa potensi kelompok santri sangat besar untuk terlibat secara signifikan dalam pembangunan negeri,” ucapnya.
Sebagai Staf Khusus Presiden yang salah satu tugasnya berkomunikasi dengan kalangan Pondok Pesantren, Aminuddin mengaku siap berkolaborasi dengan para diaspora santri. Baik dalam bidang pengembangan ilmu pengetahuan, ekonomi dan tentunya dakwah.
Lihat Juga :