Kemendikbud Kenalkan 2 Skema Pendanaan Baru bagi Perguruan Tinggi
Rabu, 04 November 2020 - 16:55 WIB
loading...
A
A
A
Kebijakan ketiga, adalah Program Kompetisi Kampus Merdeka atau competitive fund. Dana kompetisi sebesar Rp500 miliar dapat digunakan untuk mewujudkan aspirasi masing-masing perguruan tinggi dan mendorong potensi capaian delapan IKU.
“Ini adalah kesempatan baik bagi para civitas akademika mulai dari dosen, ketua prodi, dekan, hingga rektor yang punya ide dan terobosan untuk mengukir warisan baik di kampus,”imbuhnya.
Mantan petinggi Gojek ini menuturkan, melalui competitive fund inilah masing-masing perguruan tinggi bisa memaksimalkan spesialisasi kampusnya sendiri-sendiri. Namun juga akan dapat mendorong kampus untuk mencapai delapan indikator kinerja utama yang ditetapkan. Pemenang competitive fund akan dipilih berdasarkan dampak program dalam diferensiasi misi Perguruan Tinggi itu dan dalam meningkatkan capaian delapan IKU.
Mendikbud memberikan beberapa contoh program yang dapat menerima competitive fund, seperti program magang satu semester di perusahaan top dunia dengan pembimbing profesional, atau inovasi penurunan emisi karbon di perkotaan yang merupakan hasil penelitian perguruan tinggi. Bisa juga misalnya prodi kesehatan berkolaborasi dengan universitas top dunia yang melibatkan mahasiswa S2 dan S3.
“Ini adalah kesempatan baik bagi para civitas akademika mulai dari dosen, ketua prodi, dekan, hingga rektor yang punya ide dan terobosan untuk mengukir warisan baik di kampus,”imbuhnya.
Mantan petinggi Gojek ini menuturkan, melalui competitive fund inilah masing-masing perguruan tinggi bisa memaksimalkan spesialisasi kampusnya sendiri-sendiri. Namun juga akan dapat mendorong kampus untuk mencapai delapan indikator kinerja utama yang ditetapkan. Pemenang competitive fund akan dipilih berdasarkan dampak program dalam diferensiasi misi Perguruan Tinggi itu dan dalam meningkatkan capaian delapan IKU.
Mendikbud memberikan beberapa contoh program yang dapat menerima competitive fund, seperti program magang satu semester di perusahaan top dunia dengan pembimbing profesional, atau inovasi penurunan emisi karbon di perkotaan yang merupakan hasil penelitian perguruan tinggi. Bisa juga misalnya prodi kesehatan berkolaborasi dengan universitas top dunia yang melibatkan mahasiswa S2 dan S3.
(mpw)
Lihat Juga :