Kampus Merdeka Siapkan Mahasiswa untuk Hadapi Tantangan Global

Jum'at, 06 November 2020 - 12:32 WIB
loading...
Kampus Merdeka Siapkan...
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Prof Nizam. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kemendikbud melalui program Kampus Merdeka mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan global. Kampus Merdeka pun tetap menanamkan karakter Pancasila pada setiap mahasiswa.

Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam mengatakan, saat ini dunia tengah dihadapkan perubahan teknologi yang begitu cepat sehingga diperlukan adanya pemikiran untuk menjadi inovator dan kreator dalam perubahan tersebut. (Baca juga: Merdeka Belajar Dorong Perubahan Paradigma Perguruan Tinggi )

Dalam situasi ini, lanjutnya, ditunjukkan pula pentingnya memiliki ketangkasan dan fleksibilitas dalam menghadapi dinamika perubahan yang tengah terjadi, khususnya pada masa pandemi yang memaksa setiap individu untuk beradaptasi dengan cepat.

“Dalam 10 tahun ke depan, lebih dari 23 juta lapangan pekerjaan di Indonesia akan hilang dan digantikan oleh smart computer, artificial intelligence, internet of things, dan big data analytics. Tapi akan muncul juga pekerjaan baru dua kali lipat lebih banyak dari yang hilang, namun pekerjaan tersebut belum ada, dan inilah yang menjadi tantangan bagi perguruan tinggi dan mahasiswa," ujarnya pada Global Ambassador Scholarship Inauguration 2020 Universitas Teknologi Sumbawa, melalui siaran pers, Jumat (6/11).

Jika perguruan tinggi tidak mampu beradaptasi, lanjut Nizam, maka Indonesia akan tertinggal dari perkembangan sosial, ekonomi, dan teknologi yang akan memunculkan broken link. Untuk itu perguruan tinggi perlu mendisrupsi dirinya sendiri untuk memasuki dunia pendidikan 4.0. (Baca juga: Cari Beasiswa, Kunjungi UI CSE Virtual Expo )

Nizam menyampaikan hal paling penting dalam menghadapi hal tersebut ialah memberi kebebasan belajar bagi mahasiswa dengan tetap menanamkan karakter Pancasila yang sedang diimplementasikan dalam pendidikan tinggi di Indonesia melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Menurut Nizam, program ini dapat menciptakan mahasiswa menjadi pembelajar mandiri, adaptif, kreatif, dan memiliki kemampuan problem solving yang kompleks, multidimensi, multikultur, serta multidisiplin. Selain itu, mahasiswa juga dapat mengembangkan kompetensi-kompetensi baru melalui kebijakan kebebasan mengambil pelajaran di luar program studinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Buka Dialog, Pengamat...
Buka Dialog, Pengamat : Pemerintah Mau Terima Aspirasi dari Mahasiswa
KOPRI PB PMII Desak...
KOPRI PB PMII Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pemerkosaan di Maluku Utara
Rekomendasi
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Berita Terkini
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Daftar 34 PTS yang Masuk...
Daftar 34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026, Ada Kampusmu?
Rekrutmen BPKH 2026...
Rekrutmen BPKH 2026 Resmi Dibuka, Simak 9 Formasi, Syarat, Jadwal, dan Link Pendaftaran
Unair Jadi Kampus Terbaik...
Unair Jadi Kampus Terbaik di Indonesia Versi THE Sustainability Impact Ratings 2026
Jangan Jadi Korban!...
Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved